1Program Studi Geofisika, Fakultas MIPA, Universitas Cenderawasih, Jl. Kampwolker, Yabansai, Heram, Jayapura, Indonesia 99333, Indonesia
2Program Studi Geofisika, Fakultas MIPA, Universitas Cenderawasih, Jl. Kampwolker, Yabansai, Heram, Jayapura, Indonesia 9933, Indonesia
3Administrasi Umum dan Sistem Informasi, Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Papua, Jayapura, Indonesia 99351, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL78261, author = {Bangkit Sudrajad and Tatang Sutarman and Choirul Diesya}, title = {Analisis Diagnostik Kerentanan Bencana Banjir Perkotaan di Jayapura Berdasarkan Model Permukaan Digital Dari Data Fotogrametri Berbasis UAV}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Bencana banjir; Pemetaan Fotogrametri; Digital Surface Model; Analisis Diagnostik; Elevasi; Kemiringan}, abstract = { Salah satu wilayah di Kota Jayapura yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir adalah Pasar Youtefa dan Kali Acai. Meskipun lokasinya dekat Teluk Youtefa, wilayah ini justru sering dilanda bencana banjir. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pemetaan fotogrametri drone (UAV) untuk menghasilkan Digital Surface Model (DSM) sebagai dasar analisis penyebab kerentanan banjir. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor penyebab banjir berulang berdasarkan parameter elevasi, kemiringan, dan azimuth kemiringan. Misi pemetaan menghasilkan 600 foto udara dan 17 titik kontrol permukaan (GCP). Proses pengolahan meliputi peta orthomosaic, DSM, slope, aspect, catchment area, dan watershed. Perbandingan elevasi DSM dengan GCP menunjukkan akurasi baik dengan nilai error (RMSE) 0,1737. Hasil pemetaan memperlihatkan sebagian wilayah Pasar Youtefa memiliki elevasi lebih rendah dibanding drainase Kali Acai, dengan rata-rata sekitar ≥ 3 meter. Peta slope dan aspect menunjukkan kemiringan dominan ke arah barat, berlawanan dengan arah aliran drainase menuju laut. Analisis watershed mengungkap aliran air hujan cenderung mengarah ke utara, bukan ke Teluk Youtefa sesuai desain saluran Kali Acai. Simulasi banjir berbasis DSM menunjukkan genangan mulai terjadi pada ketinggian air 2 meter dan meluas signifikan pada level 4–8 meter. Dengan demikian, banjir di wilayah ini dipicu oleh kombinasi faktor elevasi rendah, orientasi kemiringan yang tidak mendukung aliran ke laut, serta arah aliran hujan yang tidak sesuai dengan sistem drainase yang ada. }, pages = {252--262} doi = {10.14710/jil.24.2.252-262}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/78261} }
Refworks Citation Data :
Salah satu wilayah di Kota Jayapura yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir adalah Pasar Youtefa dan Kali Acai. Meskipun lokasinya dekat Teluk Youtefa, wilayah ini justru sering dilanda bencana banjir. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pemetaan fotogrametri drone (UAV) untuk menghasilkan Digital Surface Model (DSM) sebagai dasar analisis penyebab kerentanan banjir. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor penyebab banjir berulang berdasarkan parameter elevasi, kemiringan, dan azimuth kemiringan. Misi pemetaan menghasilkan 600 foto udara dan 17 titik kontrol permukaan (GCP). Proses pengolahan meliputi peta orthomosaic, DSM, slope, aspect, catchment area, dan watershed. Perbandingan elevasi DSM dengan GCP menunjukkan akurasi baik dengan nilai error (RMSE) 0,1737. Hasil pemetaan memperlihatkan sebagian wilayah Pasar Youtefa memiliki elevasi lebih rendah dibanding drainase Kali Acai, dengan rata-rata sekitar ≥ 3 meter. Peta slope dan aspect menunjukkan kemiringan dominan ke arah barat, berlawanan dengan arah aliran drainase menuju laut. Analisis watershed mengungkap aliran air hujan cenderung mengarah ke utara, bukan ke Teluk Youtefa sesuai desain saluran Kali Acai. Simulasi banjir berbasis DSM menunjukkan genangan mulai terjadi pada ketinggian air 2 meter dan meluas signifikan pada level 4–8 meter. Dengan demikian, banjir di wilayah ini dipicu oleh kombinasi faktor elevasi rendah, orientasi kemiringan yang tidak mendukung aliran ke laut, serta arah aliran hujan yang tidak sesuai dengan sistem drainase yang ada.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-07-18 02:34:42
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.