Analisis Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Katarak Peserta BPJS Di Semarang Eye Center (SEC) RSI. Sultan Agung Semarang

*Rr Farah Aldila -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 18
Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk termasuk peserta BPJS. Rumah sakit sebagai pusat layanan kesehatan dituntut untuk memperhatikan kepuasan pasien peserta BPJS dengan meningkatkan kualitas layanannya.

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap tingkat kepuasan pasien katarak peserta BPJS di Semarang Eye Center (SEC) RSI. Sultan Agung Semarang.

Jenis penelitian ini kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan metode confirmatory factor analysis untuk menguji indikator dalam variabel.  Responden dalam penelitian ini 100 orang (30% laki-laki dan 70% perempuan). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh bermakna antara dimensi kualitas pelayanan keandalan, daya tanggap, jaminan serta empati terhadap kepuasan pasien. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Peningkatan kualitas pelayanan akan meningkatkan kepuasan pasien.
Keywords
Kualitas Pelayanan Kesehatan; Kepuasan Pasien; Peserta BPJS

Article Metrics:

  1. Tjandra Yoga Aditama, ManajemenAdministrasiRumahSakit, Edisi 2 Jakarta Penerbit UI (UI-Press), 2003.
  2. Data RekamMedisRumahSakitIslam Sultan Agung Semarang.
  3. Febiana .AnalisisPelayananBedahSehariDitinjaudariSisiHarapandanKepuasanPasien di RumahSakit Mardi Rahayu Kudus.2004
  4. Yoseph ,Faktor-faktor Yang MempengaruhiPersepsiMutuPelayananRawatdi RumahSakitPantiwiloso “Dr. Cipto” Semarang.2001
  5. AdiKuntoro. AnalisisMutuPelayananPersalinanDitinjaudariSisiPersepsidanHarapanPasienPost Partum di RumahSakitBersalinInsanMedika Semarang. 2006
  6. Azwar, Azrul, PengantarAdministrasiKesehatan, Edisi III, PT. BinaRupaAksara, Jakarta. 1996
  7. Association of Hospital Care, 1947 dalam Azwar, Asrul. 2010. Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta : Bina Rupa Aksara.
  8. American Hospital Association, 1974 Association, A. H. (1974 - 1996). American Hospital Association guide to the health care field. (Chicago, III.) : The Association.
  9. Wolper, Laurance F, dan Pena, 2001. Administrasi Layanan Kesehatan. Alih Bahasa : Mukti GA, EGC. Edisi 2. Jakarta
  10. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2007. Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
  11. Wijono, 1997. Manajemen Kepemimpinan dan Organisasi Kesehatan. Surabaya : Airlangga University Press.
  12. Azwar, A. Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan Aplikasi Prinsip Lingkaran Pemecahan Masalah. Pustaka Sinar Harapan Jakarta. 1996
  13. Bowers, MS, JE Swan and WF Kochler., What Atributes Determine Quality and Satifaction with Health Care Delivery ?,. Vol. 4 pp 49 – 55 ; Health Care Management Review, Aspen Publisher Inc. 1994.
  14. Ilyas, 2010. Definisi Katarak. http://repository.usu.ac.id/bitstream/ 123456789/31482/5/Chapter%20I.pdf, di akses pada 19 September 2013, jam 09.00
  15. Arif, Mansjoer, dkk, 2000 : 62. Kapita Selekta Kedokteran. Edisi ke-3. FKUI, Jakarta: Medica Aesculpalus
  16. Vaughan,Dale, (2000), Oftalmologi Umum, Alih Bahasa: Jan Tambayong&Brahm U. Pendit, Edisi 14, Widya Medika, Jakarta
  17. Vaughan & Asbury. Oftalmologi Umum (Vaughan & Asbury’s General Ophthalmology). Edisi 17. Jakarta, Penerbit Buku Kedokteran EGC,2009, p. 170
  18. Ilyas S. 2009. Ilmu Penyakit Mata, Edisi Ketiga. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
  19. Marylin E. Doenges. 2008. RencanaAsuhanKeperawatanPedomanuntukPerencanaandanPendokumentasianPerawatanPasien. Jakarta: PenerbitBukuKedokteran EGC
  20. Brunner dan Suddarth. 2001. Keperawatan Medikal Bedah Edisi 8 Volume 2. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC
  21. https://id.Wikipedia.org/wiki/Badan_Penyelenggara_Jaminan_Sosial
  22. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan
  23. Griselda, Gretel dan Tagir Muda Panjaitan. 2007. “Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan konsumen Restoran Pulau Dua”. Derema Jurnal Manajemen, Vol 2 No 1.
  24. Azwar, A. 2010. Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta : Binarupa Aksara
  25. Ester Saranga. 2000. Analisis Efisiensi Proses Layanan Kualitas Pelayanan Rumah Sakit : Penerapan Data Envelpment Analysis (DEA) dan Model Servqual (GAP 5). Yogyakarta. Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada.
  26. Kalihutu, Thomas Stefanus. 2008. Analisa Kesenjangan Kualitas Pelayanan dan KepuasanKonsumen Pengunjung Plaza Tunjungan Surabaya. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan. Vol 10. No 1. hal.66
  27. Mills, Anne & Lucy Gilson,1990, EkonomiKesehatanUntuk Negara – Negara SedangBerkembang,Terjemahan, DepkesRI,Jakarta.
  28. Zeithaml VA., Parasuraman A., Berry LL. Delivering Quality Service: BalancingCustomer Perseptions and Expectations. The Free Press, New York, 1990.
  29. Ware, J.E., Sherbourne, C.D. 1992. The MOS 36 Item Short Form Healty Survey (SF-36). I Conceptual Framework & Item Selection. Med Care, 30(6): 473 – 483.
  30. Sussman, C., dan Bates-Jensen, B., 2007, Wound Care A Collaborative PracticeManual for Health Professionals, Lippincott Williams and Wilkins, Philadelphia, hal. 37-39.
  31. HarijonoLiman, RokiahKusumapraja. UpayaPeningkatanMutuPelayanan di IGDRS SumberWarasMelaluiSurvei Tingkat KepuasanPasien/Keluarganya. JurnalManajemen&AdministrasiRumahSakitIndonesia. 2003; Vol. IV No. 4.
  32. Wiyono, D. ManajemenMutuKesehatan. Buku I Airlangga University Press,Surabaya: 1999
  33. Kotler, Philip. 1997. Marketing for Health, Care Organizations. New Jersey : Prentice Hall.
  34. Rambat Lupiyoadi. 2001. Manajemen Pemasaran Jasa (Teori dan Praktek). Edisi Pertama. Penerbit Salemba Empat,Depok.
  35. Fandy Tjiptono, 2005, Pemasaran Jasa, Malang, Bayu Media Publising.
  36. Merkouris A, Lanara V., 1999, Ifantopoulos and C. Lemonidou. Patient Satisfaction, a Key Concept for Evaluating and Improving Nursing Practice. Journal of Nursing Management.
  37. J. Supranto M.A. 1997. MetodeRiset, AplikasinyadalamPemasaran. LembagaPenerbit F.E. Universitas Indonesia, Jakarta.
  38. Nanang Tasunar.2006, Kualitas Layanan sebagai Strategi Menciptakan Kepuasan pada Pangkalan Pendaratan Ikan (Ppi) Morodemak, Jurnal Sains Pemasaran Indonesia, Vol. V, No. 1 Mei 2006,h. 41-62.
  39. Parasuraman, A., V.A. Zeithaml, and L.L. Berry. 1985, “A Conceptual Model of Service Quality and Its Implications for Future Research”, Journal of marketing, Vol. 49, Fall, pp. 41-50.
  40. Parasuraman, A., V.A. Zeithaml, and L.L. Berry (1986), “SERVQUAL:A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality”. Cambridge, Mass: marketing Science Institute.
  41. Sugiyono, 2007, MetodologiPenelitianBisnis, PT. Gramedia, Jakarta
  42. Augusty, Ferdinand. 2006. Metode Penelitian Manajemen : Pedoman Penelitian untuk skripsi, Tesis dan Disertai Ilmu Manajemen. Semarang: Universitas Diponegoro.
  43. Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
  44. Hidayat. A.A.A. 2007. Metode Penelitian Keperawatan dan Tekhnik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika
  45. Hair J.F. et.al (1995), “Multivariate Data Analysis With Reading”, Fourth Edition, Prentice Hall. New Jersey
  46. Nursalam. 2001. Pendekatan Praktis Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta. Info Medika
  47. Arikunto, S. (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
  48. Bambang Supomo dan Nur Indriantoro, 2002, Metodologi Penelitian Bisnis, Cetakan Kedua, Yogyakara; Penerbit BFEE UGM.
  49. Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang