skip to main content

Keterampilan Pengisian Partograf pada Mahasiswa Akademi Kebidanan di Wilayah Kota Jakarta Timur tahun 2015

*Aan Rosanti  -  Akademi Kebidanan Prestasi Agung, Indonesia
Sutopo Patria Jati  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Syamsulhuda Budi Mustofa  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2018 The Indonesian Journal of Health Promotion (Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia)

Citation Format:
Abstract

Background: Partographs an observation management guidelines and normal deliveries which will facilitate birth attendants in detecting emergency cases in the mother and fetus. Partographs plays an important role in determining the diagnosis of labor.

Method: This type of research is observational cross-sectional design. Data obtained from the source using observation sheets and questionnaires. The location of this study Midwifery Academy campus located in East Jakarta. Subjects were all students who have already studied partograf and aid delivery practices, the number of samples 201 student midwives based on inclusion criteria. Analysis of the results using the chi square test and multiple logistic regression.

Results: The results showed good skills partograf use (56.7%), most of the students age ≥ 20 years (58.7%), high student motivation (57.7%), students' perceptions of the learning process both (52.2%) , students' perceptions of good pendidian facilities (52.75). The relationship between student motivation (p = 0.005) with the charging partograf skills and no correlation between age, the perception of the learning process and perceptions of educational facilities with charging partograf skills. Results of regression test showed the influence of motivation by charging partograf (p value = 0.004, ß exp 2,350). Recommendations from this study for all student midwives who practice in the delivery room must use partoraf in every delivery assistance. For midwifery institutions to enhance cooperation with land CI practice in providing guidance and monitoring the delivery report students.

Keywords: Skills filling partograf, motivation, learning, education facilities.

Fulltext View|Download
Keywords: Skills filling partograf, motivation, learning, education facilities.

Article Metrics:

  1. Badan Peningkatan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM)
  2. Kesehatan. Modul Pelatihan Peningkatan Manajemen Kesehatan Keluarga dalam Pencapaian MDG’s. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. 2011
  3. Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Survei Demografi dan Kependudukan Indonesia. Jakarta. 2012
  4. Salma. Lima Besar Penyebab Kematian Ibu di Indonesia. Majalah Kesehatan. Jakarta. 2012
  5. Kementerian Kesehatan RI. Acuan Pelatihan Asuhan Persalinan
  6. Normal. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. 2008
  7. Rury N. Konsep Kebidanan. Graha Ilmu. Yogyakarta. 2012
  8. Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan RI, Nomor 1464 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. 2010
  9. Kementerian Kesehatan RI. Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI
  10. Nomor 369/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Bidan. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. 2007
  11. Dudi Z. Etika dan Manajemen Kebidanan. Cahaya Ilmu. Yogyakarta. 2010
  12. Pengurus Pusat Ikatan BIdan Indonesia (PP IBI). Kompetensi Bidan
  13. Indonesia. Pengurus Pusat Ikatan BIdan Indonesia (PP IBI). Jakarta. 2006
  14. Kementerian Kesehatan RI. Kurikulum Inti Pendidikan Diploma III Kebidanan
  15. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. 2011. Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (Pusdiknakes). Panduan Pembelajaran Praktik Klinik Kebidanan dengan Pendekatan Preceptorship dan Mentorship
  16. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. 2011. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan (Pusdiklatnakes). Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Diknakes
  17. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. 2012. Sapartinah T. Panduan Belajar Soal Partograf dalam Ujian Metode Osca. Akbid Pemkab Kendal. 2011
  18. Saifudin. Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal,
  19. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta. 2010
  20. Kementerian Kesehatan RI. Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 900/MENKES/SK/VII/2002 tentang Registrasi dan Praktik Bidan. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. 2002
  21. Elfindri. Soft Skills Panduan Bagi Bidan dan Perawat. Baduose Media. Jakarta. 2009
  22. Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan Teori dan Perilaku. Rhineka Cipta. Jakarta. 2010
  23. Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rhineka Cipta. 2010
  24. Green LW and Kreuter MW. Health Promotion Planning: an Educational and Environmental Aproach (second edition). Mayfield Publishing Company. California. 2000
  25. Azrul A. Pengantar Administrasi Kesehatan. Binarupa Aksara. Jakarta. 2002
  26. Muninjaya A. Manajemen Kesehatan. EGC. Jakarta. 2004
  27. Sugiyono. Statistik Untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung. 2006
  28. Wahyuni Y. Metodologi Penelitian Bisnis Bidang Kesehatan. Fitramaya
  29. Yogyakarta. 2009
  30. Machfoedz I. Teknik Menyusun KTISkripsi-Tesis Tulisan dalam Jurnal
  31. Bidang Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan. Fitramaya. Yogyakarta. 2011
  32. Sayekti B. Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Partograf oleh Bidan dalam Pertolongan Persalinan di Kabupaten Semarang (Tesis). Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Semarang. 2011
  33. Widiawati E. Evaluasi Penggunaan Partograf oleh Bidan Delima di
  34. Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah (Tesis). Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Semarang. 2007

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-06-19 09:37:47

No citation recorded.