skip to main content

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SALES FORCE MLM HIGH DESSERT DI SURABAYA, SEMARANG DAN BANDUNG

*Albertus Andry Soesilo Kurniawan  -  Magister Manajemen Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Seiring dengan pesatnya persaingan bisnis yang semakin kompetitif saat ini, maka berbagai
bisnis bermunculan, salah satunya adalah bisnis MLM. Penelitian ini bertujuan (1) untuk
menganalisis pengaruh antara kompetensi terhadap kerjasama tim upline-downline. (2) Untuk
menganalisis pengaruh antara dukungan perusahaan terhadap kerjasama tim upline-downline.
(3) Untuk menganalisis pengaruh antara proses pembelajaran terhadap kerjasama tim uplinedownline.
(4) Untuk menganalisis pengaruh antara kerjasama tim upline-downline terhadap
kinerja sales force MLM.
Sampel pada penelitian ini adalah 100 orang sales force pada MLM High Dessert di Semarang,
Surabaya dan Bandung. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda dengan asumsi
klasik, dan uji validitas dan reliabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) semakin tinggi proses pembelajaran maka semakin
tinggi kerjasama tim upline-downline. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi dibawah 0.05
sehingga hipotesis ketiga diterima. Nilai koefisien regresi sebesar 0.917. Artinya semakin
tinggi proses pembelajaran maka semakin tinggi kerjasama tim upline-downline. (2) Semakin
tinggi dukungan perusahaan maka semakin tinggi kerjasama tim upline-downline. Hal ini dapat
dilihat dari nilai signifikansi dibawah 0.05 sehingga hipotesis kedua diterima. Nilai koefisien
regresi sebesar 0.398. Artinya semakin tinggi dukungan perusahaan maka semakin tinggi
kerjasama tim upline-downline. (3) Semakin tinggi kompetensi sales force maka akan semakin
meningkatkan kerjasama tim upline-downline. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi dibawah
0.10 (10%) sehingga hipotesis pertama diterima. Nilai koefisien regresi sebesar 0.094. Artinya
semakin tinggi kompetensi sales force maka semakin tinggi kerjasama tim upline-downline.
(4) Semakin tinggi kerjasama tim upline-downline maka semakin tinggi kinerja sales force.
Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi dibawah 0.05 sehingga hipotesis keempat diterima.
Nilai koefisien regresi sebesar 0.497. Artinya semakin tinggi kerjasama tim upline-downline maka semakin tinggi kinerja sales force.

Fulltext View|Download
Keywords: kompetensi, dukungan perusahaan, proses pembelajaran, kerjasama tim uplinedownline, kinerja sales force.

Article Metrics:

Last update: 2021-06-15 04:16:01

No citation recorded.

Last update: 2021-06-15 04:16:01

No citation recorded.