Analisis Sifat Laik Laut Kapal Penumpang KM. Nusantara 76 Pada Kondisi Overload

*Sonia Liolita -  Diponegoro University, Indonesia
Wilma Amiruddin -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Iqbal -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 24 May 2019; Published: 29 Jul 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 196 171
Abstract

Kelebihan kapasitas muat (overload) dapat menyebabkan kecelakaan atau tenggelamnya kapal. Batas kapasitas muat dalam eksploitasi kapal seringkali tidak dihiraukan demi meraup untung besar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat batas overload yang masih aman pada kapal penyeberangan di Pelabuhan Kali Adem-Kepulauan Seribu. Metode yang digunakan adalah memberikan simulasi tambahan muatan hingga pada batas tertentu dari sarat maksimum desain dimana akan diperoleh kapal masih dalam kondisi layak. Standar yang digunakan adalah IMO Resolution MSC.267 (85) dan Nordforsk 1987. Hasil analisis stabilitas menunjukkan kapal pada sarat maksimum yaitu 1,2 m mampu mengangkut 251 orang dan sarat diatas maksimum (overload), yaitu 1,273 m memuat 377 orang. Hasil analisis gerakan rolling menggunakan standar kriteria Nordforsk 1987 menunjukkan perhitungan RMS of Roll tertinggi 3,99 deg pada sudut masuk 90°, RMS lateral acceleration at Bridge 0,148 g pada sudut masuk 180°, dan RMS vertical acceleration at Bridge 0,0147 g pada sudut masuk 90° dengan tinggi gelombang 1,25 m. Hasil analisis menunjukkan bahwa KM. Nusantara 76 dengan sarat overload yang ditentukan telah memenuhi semua standar kriteria dan aspek kelaiklautan kapal.

Analisis Sifat Laik Laut Kapal Penumpang KM. Nusantara 76

Pada Kondisi Overload

Article Metrics:

  1. R. Hafsar, “Analisa Potensi Penyebab Kecelakaan Kapal Motor Penyeberangan di Indonesia,” 2008.
  2. A. Andilala, W. Amiruddin, and A. W. Budi, “Analisa Beban Muatan Maksimum Yang Diperbolehkan Untuk Keselamatan Penumpang Pada Kapal Kharisma Jaya,” J. Tek. Perkapalan, Univ. Diponegoro, vol. 5, no. 2, pp. 421–430, 2017.
  3. C. B. Barrass and D. R. Derrett, Ship Stability for Masters and Mates, Sixth. Elsevier, 2006.
  4. “Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.”
  5. International Maritime Organization (IMO), “Resolution MSC.267(85), Adoption of The International Code on Intact Stability,” International Maritime Organization, 2008.
  6. R. Bhattacharyya, Dynamics of Marine Vehicles. New York: John Wiley & Sons, 1978.
  7. A. Molland, “The Maritime Engineering Reference Book : A Guide to Ship Design, Construction and Operation,” 1st ed., A. Molland, Ed. Elsevier Ltd, 2008, pp. 483, 485–577.
  8. W. Amiruddin, “Efek Resonansi Gelombang Laut Terhadap Stabilitas Kapal,” no. 1, pp. 1–6, 2004.
  9. M. Iqbal and G. Rindo, “Optimasi Bentuk Demihull Kapal Katamaran Untuk Meningkatkan Kualitas Seakeeping,” Kapal J. Ilmu Pengetah. dan Teknol. Kelaut., vol. 12, no. 1, pp. 19–24, 2015.
  10. D. P. Putra, D. Chrismianto, and M. Iqbal, “Analisa Seakeeping Dan Prediksi Motion Sickness Incidence ( Msi ) Pada Kapal Perintis 500 Dwt Dalam Tahap Desain Awal ( Initial Design ),” Kapal J. Ilmu Pengetah. dan Teknol. Kelaut., vol. 4, no. 3, pp. 562–575, 2016.
  11. Nordforsk, “Assessment Of Ship Performance In A Seaway : The Nordic Co-Operative Project: ‘Seakeeping Performance Of Ships,’” 1987.
  12. A. Biran and R. L. Pulido, Ship Hydrostatics and Stability, Second. Butterworth-Heinemann, 2013.
  13. K. S. Iqbal, K. Hasegawa, G. Bulian, M. M. Karim, and Z. I. Awal, “Passenger Ferry Accidents in Bangladesh : Design and Socio-economic Aspects,” no. October, 2007.
  14. G. J. Grigoropoulos, “Hull Form Optimization for Hydrodynamic Performance,” Mar. Technol., vol. 41, No. 4, no. October 2004, pp. 167–182, 2014.
  15. C. SJM, “Prediksi Gerak Desain Awal Kapal Ferry Dengan Metode Teori Strip,” J. Wave, UPT.BPPH-BPPT, vol. 5, no. 1, pp. 5–12, 2011.
  16. E. Begovic, G. Mortola, A. Incecik, and A. H. Day, “Experimental Assessment Of Intact And Damaged Ship Motions In Head , Beam And Quartering Seas,” Ocean Eng., vol. 72, pp. 209–226, 2013.
  17. G. E. Hearn and A. V Metcalfe, “Spectral Analysis in Engineering : Concepts and Case Studies,” Oxford: Elsevier Ltd, 1995, pp. 161–183.