Elektrodekolorisasi Perairan Tercemar Limbah Cair Industri Batik dan Tekstil di Daerah Batang dan Pekalongan

Galih Widayanti -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
*Didik Setiyo Widodo -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Abdul Haris -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Published: 1 Aug 2012.
Open Access Copyright 2012 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 530 665
Abstract
Telah dilakukan elektrodekolorisasi air yang tercemar limbah industri Batik dan Tekstil di daerah Batang dan Pekalongan. Penelitian ini bertujuan untuk mendekolorisasi zat warna dalam air limbah industri batik dan tekstil dengan pendekatan elektrolisis menggunakan elektroda PbO2/Pb dan mengukur parameter pH, COD (Chemical Oxygen Demand), TSS (Total Suspended Solid), TDS (Total Disolved Solid). Penelitian dilakukan melalui elektrolisis 100 mL limbah air sungai Pekalongan dan Batang pada potensial 6,5 volt dan 8,0 volt untuk limbah sebelum di buang ke sungai. Waktu elektrolisis selama 200 menit. Hasil akhir elektrolisis dianalisis dengan Spektrometer UV-Vis dan analisis parameter pH, COD, TDS dan TSS sebelum dan sesudah proses elektrolisis. Hasil yang di dapatkan sebagai berikut: sebelum elektrolisis limbah air sungai di Pekalongan pH 6,90; COD 54,20 mg/L; TSS 20,30 mg/L; TDS 1,893 mg/L. Limbah air sungai di Batang pH 6,71; COD 56,18 mg/L; TSS 25,55 mg/L; TDS 7,393 mg/L. Limbah sebelum di buang ke sungai pH 7,32; COD 678,32 mg/L; TSS 219,15 mg/L; TDS 1,983 mg/L. Sesudah elektrolisis limbah air sungai di Pekalongan pH 6,99; COD 52,10 mg/L; TSS 2,03 mg/L; TDS 1,925 mg/L. Limbah air sungai di Batang pH 7,99; COD 69,903 mg/L; TSS10,70 mg/L; TDS 6,785 mg/ L. Limbah sebelum di buang ke sungai pH 7,56; COD 366,830 mg/L; TSS 46,50 mg/L; TDS2,235 mg/L. Hasil yang diperoleh menunjukkan dekolorisasi menggunakan elektroda PbO2/Pb berlangsung hingga 94,03% untuk limbah air sungai di Pekalongan, 96,74 % untuk limbah air sungai di Batang, 97,13 % untuk limbah sebelum dibuang ke sungai.
Keywords
Elektrodekolorisasi; PbO2/Pb; Limbah cair Batik dan Tekstil; pH; COD; TDS; TSS

Article Metrics:

  1. Renita Manurung, Rosdanelli Hasibuan, Irvan, Perombakan Zat Warna Azo Reaktif Secara Anaerob & Aerob, in, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, Medan, 2004.
  2. Himanshu Patel, RT Vashi, Treatment of Textile Wastewaterby Adsorption and Coagulation, Journal of Chemistry, 7, 4, (2010) 1468-1476
  3. Michael G Faram, Mark D James, Christopher A Williams, Wastewater treatment using hydrodynamic vortex separators, CIWEM/AETT 2nd National Conference, Wakefield, UK, (2004).
  4. Mustafa Karatas, Sukru Dursun, Mehmet Emin Argun, The decolorization of azo dye reactive black 5 in a sequential anaerobic-aerobic system, Ekoloji, 19, 74, (2010) 15-23
  5. Yuehai Song, Gang Wei, Rongchun Xiong, Structure and properties of PbO2–CeO2 anodes on stainless steel, Electrochimica Acta, 52, 24, (2007) 7022-7027 http://dx.doi.org/10.1016/j.electacta.2007.05.024
  6. Jiaqing Li, Lei Zheng, Luoping Li, Guoyue Shi, Yuezhong Xian, Litong Jin, Photoelectro-synergistic catalysis combined with a FIA system application on determination of chemical oxygen demand, Talanta, 72, 5, (2007) 1752-1756 http://dx.doi.org/10.1016/j.talanta.2007.01.071
  7. Rany Saptaaji, Studi Pendahuluan Mengenai Degradasi Zat Warna Azo (Metil Orange) dalam Pelarut Air Menggunakan Mesin Berkas Elektron 350 keV/10 mA, Jurnal Forum Nuklir, (2007).
  8. MilÉNa Lapertot, Pierre Pichat, Sandra Parra, Chantal Guillard, CÉSar Pulgarin, Photocatalytic Degradation of p-Halophenols in TiO2 Aqueous Suspensions: Halogen Effect on Removal Rate, Aromatic Intermediates and Toxicity Variations, Journal of Environmental Science and Health, Part A, 41, 6, (2006) 1009-1025 http://dx.doi.org/10.1080/10934520600620188
  9. Herlan Martono, Aisyah Aisyah, Studi Pengolahan Limbah Organik Secara Elektrokimia, in, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Semarang, 2000.
  10. F Noorikhlas, Analisis Produk Elektrodestruksi Senyawa Penyusun Limbah Batik: Elektrolisis Larutan Remazol Black B, Departemen Kimia, Universitas Diponegoro, Semarang