Pemanfaatan Kitosan Termodifikasi Asam Askorbat sebagai Adsorben Ion Logam Besi(III) dan Kromium(III)

Sintya Tunggal Pramesti -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
*Khabibi Khabibi -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Nor Basid Adiwibawa Prasetya -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Published: 1 Aug 2012.
Open Access Copyright 2012 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 193 129
Abstract
Penelitian pemanfaatan kitosan termodifikasi asam askorbat sebagai adsorben ion logam berat, yaitu besi (III) dan kromium (III) telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh kitosan termodifikasi asam askorbat, menentukan pH optimum adsorpsi ion Fe(III) dan Cr(III) oleh kitosan termodifikasi asam askorbat dengan variasi pH adsorpsi, serta menentukan kapasitas adsorpsi maksimum kitosan termodifikasi asam askorbat terhadap ion logam Fe(III) dan Cr(III). Derajat deasetilasi kitosan diperoleh menggunakan FTIR. Berat molekul kitosan dihitung menggunakan persamaan Mark-Houwink. Uji kelarutan kitosan dilakukan menggunakan CH3COOH, HNO3 dan HCl. Morfologi permukaan kitosan dikarakterisasi dengan SEM. Adsorpsi ion logam Fe (III) dan Cr (III) dilakukan dalam larutan pH 2-6 dengan melakukan variasi konsentrasi ion logam adalah 50; 100; 150; 200 dan 250 ppm. Ion logam Fe(III) dan Cr (III) yang tidak terserap dianalisis dengan SSA. Penentuan kapasitas adsorpsi maksimum dilakukan dengan menggunakan persamaan isotherm Langmuir. Dari data penelitian diperoleh derajat deasetilasi kitosan adalah 64,74% dan berat molekul sebesar 39966,85 g/mol. Hasil uji kelarutan terhadap kitosan termodifikasi asam askorbat menggunakan asam-asam encer seperti CH3COOH, HNO3 dan HCl menunjukkan kitosan termodifikasi asam askorbat relatif tidak larut terhadap asam-asam encer dibandingkan dengan kitosan beads. Morfologi permukaan kitosan termodifikasi asam askorbat menunjukkan adanya pori yang menyebar dan tidak beraturan. pH optimum adsorpsi untuk ion logam Fe(III) pada pH 4 dan ion logam Cr(III) pada pH 3. Kapasitas adsorpsi maksimum Fe(III) sebesar 12,658 mg/g dan 13,157 mg/g untuk logam Cr(III)
Keywords
Kitosan; asam askorbat; adsorpsi; besi (III); krom(III)

Article Metrics:

  1. Anna Poedjiadi, FM Titin Supriyanti, Dasar-Dasar Biokimia, Universitas Indonesia, Jakarta, 1994.
  2. Ervan Nur Wahid, Pengaruh Variasi Ketebalan Karbon Aktif Granular (Arang Tempurung Kelapa) Terhadap Penurunan Kandungan Fe Dan Mn Dalam Air Tanah, Departemen Teknik Lingkungan, UII, Yogyakarta
  3. P Rama Devi, G Rama Krishna Naidu, Enrichment of trace metals in water on activated carbon, Analyst, 115, 11, (1990) 1469-1471 http://dx.doi.org/10.1039/AN9901501469
  4. Susan E. Bailey, Trudy J. Olin, R. Mark Bricka, D. Dean Adrian, A review of potentially low-cost sorbents for heavy metals, Water Research, 33, 11, (1999) 2469-2479 http://dx.doi.org/10.1016/S0043-1354(98)00475-8
  5. Ming-Shen Chiou, Pang-Yen Ho, Hsing-Ya Li, Adsorption behavior of dye AAVN and RB4 in acid solutions on chemically cross-linked chitosan beads, Journal of the Chinese Institute of Chemical Engineers, 34, 6, (2003) 625-634 http://dx.doi.org/10.6967/JCICE.200311.0625
  6. J Varshosaz, H Sadrai, R Alinagari, Nasal delivery of insulin using chitosan microspheres, Journal of microencapsulation, 21, 7, (2004) 761-774 http://dx.doi.org/10.1080/02652040400015403
  7. Soejono Tjitro, Juliana Anggono, Pengaruh lingkungan terhadap efisiensi inhibisi asam askorbat (vitamin c) pada laju korosi tembaga, Jurnal Teknik Mesin, 1, 2, (2004) pp. 100-107
  8. Bimbing Herwanto, Eko Santoso, Adsorpsi Ion Logam Pb (II) pada Membran Selulosa Kitosan Terikat Silang, Akta Kimia Indonesia, 2, 1, (2006) 9-24
  9. Emma Rochima, Karakterisasi kitin dan kitosan asal limbah rajungan cirebon jawa barat, Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 10, 1, (2010) http://dx.doi.org/10.17844/jphpi.v10i1.965
  10. Wei Wang, Shuqin Bo, Shuqing Li, Wen Qin, Determination of the Mark-Houwink equation for chitosans with different degrees of deacetylation, International Journal of Biological Macromolecules, 13, 5, (1991) 281-285 http://dx.doi.org/10.1016/0141-8130(91)90027-R
  11. RE Baes, Mesmer, The Hydrolysis of Cations, Wiley, New York, 1976.
  12. Carl D Palmer, Robert W Puls, Natural attenuation of hexavalent chromium in groundwater and soils, Ann Arbor Press, Inc, Chelsea, Michigan, 1994.
  13. Ralph G Pearson, Hard and soft acids and bases, Journal of the American Chemical Society, 85, 22, (1963) 3533-3539 http://dx.doi.org/10.1021/ja00905a001