Pengaruh Suhu Kalsinasi terhadap Konduktivitas dan Kristalinitas Elektrolit Padat NaMn2-xMgxO4

Medina Indriati  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
*Rahmad Nuryanto scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Linda Suyati scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Published: 1 Aug 2013.
Open Access Copyright 2013 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Statistics: 180 140
Abstract
Telah dilakukan pembuatan elektrolit padat NaMn2-xMgxO4 melalui metode sol-gel dengan variasi suhu kalsinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan suhu kalsinasi optimum dalam pembuatan elektrolit padat NaMn2-xMgxO4 dan karakterisasi elektrolit padat NaMn2-xMgxO4 menggunakan FTIR dan XRD. Elektrolit padat NaMn2-xMgxO4 dibuat dengan mencampurkan larutan natrium asetat, mangan asetat, magnesium asetat, dan asam sitrat, kemudian dilakukan pengadukan, penguapan pada suhu 80°C, pengeringan gel pada suhu 180°C, dan kalsinasi pada berbagai variasi suhu, yaitu 700, 750, 800, 850, dan 900°C. Uji konduktivitas elektrolit padat dilakukan melalui pengukuran tahanan menggunakan multimeter, kemudian elektrolit padat dengan nilai konduktivitas tertinggi dan terendah dikarakterisasi menggunakan FTIR untuk menentukan interaksi antar atom-atom dalam elektrolit padat NaMn2-xMgxO4 dan XRD untuk menentukan kristalinitas elektrolit padat NaMn2-xMgxO4. Data konduktivitas menunjukkan bahwa suhu 800°C merupakan suhu kalsinasi yang optimum, sedangkan data FTIR dan XRD menunjukkan bahwa elektrolit padat yang terbentuk adalah padatan kristal NaMn2-xMgxO4 dan kristalinitas sampel 900°C lebih tinggi dari sampel 800°C.
Keywords: Elektrolit padat; metode sol-gel; kalsinasi; konduktivitas; kristalinitas

Article Metrics:

  1. Tsutomu Minami, Solid state ionics for batteries, Springer Science & Business Media, 2006.
  2. Z Ecsedi, Synthesis of tailored porosity materials using the sol-gel method, Chem Bull “POLITEHNICA” Univ (Timişoara), 52, (2007) 14-17
  3. M. Molenda, R. Dziembaj, E. Podstawka, L. M. Proniewicz, Changes in local structure of lithium manganese spinels (Li:Mn=1:2) characterised by XRD, DSC, TGA, IR, and Raman spectroscopy, Journal of Physics and Chemistry of Solids, 66, 10, (2005) 1761-1768 http://dx.doi.org/10.1016/j.jpcs.2005.09.001
  4. Li Wang, Jishi Zhao, Shaohua Guo, Xiangming He, Changyin Jiang, Chunrong Wan, Investigation of SnO2-modified LiMn2O4 composite as cathode material for lithium-ion batteries, Int. J. Electrochem. Sci, 5, (2010) 1113-1126
  5. K Suryakala, G Paruthimal Kalaignan, T Vasudevan, Synthesis and electrochemical improvement of nanocrystalline LiMn2-xMgxO4 powder using sol-gel method, Int J Electchem Sci, 1, (2006) 372-378
  6. Xiangming He, Li Wang, Weihua Pu, Guoyun Zhang, Changyin Jiang, Chunrong Wan, Synthesis of Spinel LiMn2O4 for Li-Ion Batteries via Sol-gel Process, Int. J. Electrochem. Soc, 1, (2006) 12-16
  7. Martin Winter, Jürgen Otto Besenhard, Lithiated carbons, in: Handbook of battery materials, 1999, pp. 383-418.