skip to main content

Pengaruh Serbuk Kaca dan Variasi Suhu Pembakaran pada Pembuatan Genteng Lempung Sedimentasi Banjir Kanal Timur Kota Semarang terhadap Kuat Tekan serta Daya Serapnya terhadap Air

Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia

Published: 1 Dec 2008.
Open Access Copyright 2008 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract
Telah dilakukan pembuatan genteng yang berasal lempung sedimentasi Banjir Kanal Timur Semarang dan dilakukan pula kajian pengaruh penambahan serbuk kaca dan variasi suhu pembakaran terhadap kuat tekan dan daya serap air genteng tersebut. Serbuk kaca yang digunakan berasal dari kaca botol bekas. Kajian ini dilakukan dengan (1) melakukan variasi penambahan jumlah serbuk kaca yang dicampurkan pada lempung sebanyak 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, 12%, 14%, 16%, 18%, dan 20% dan (2) melakukan variasi suhu pembakaran 600°C, 700°C, 800°C dan 900°C. Produk yang dihasilkan diuji dengan menggunakan FT-IR kemudian diukur kuat tekan dan daya serap airnya. Pengukuran kuat tekan genteng dilakukan dengan memberikan tekanan pada genteng menggunakan alat compression test. Sedangkan pengukuran daya serap air dilakukan dengan mengukur persentase selisih berat genteng sebelum dan setelah direndam ke dalam air selama satu malam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatkan suhu pembakaran akan meningkatkan nilai kuat tekan dan menurunkan nilai daya serap genteng terhadap air. Penambahan serbuk kaca yang memberikan nilai kuat tekan tertinggi dan daya serap air terendah adalah pada penambahan serbuk kaca 12%.
Fulltext View|Download
Keywords: serbuk kaca; kuat tekan; genteng lempung

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Articles
Language : ID
Statistics:
  1. Masciput, Templek Daerah Pengrajin Genteng, in, 2008
  2. Suprakas Sinha Ray, Kazuaki Okamoto, Kazunobu Yamada, Masami Okamoto, Novel porous ceramic material via burning of polylactide/layered silicate nanocomposite, Nano Letters, 2 (2002) 423-425
  3. Ambar Astuti, Pengetahuan Keramik, Gajah Mada University Press, Yogyakarta, 1997
  4. Lawrench H van Vlack, Sriati Djaprie, Ilmu dan teknologi Bahan, Penerbit Erlangga, 1992
  5. S Scholes, Modern Glass Practice, revised by Charles H. Greene, in, RAN Publishers, 1975
  6. John W Conrad, Contemporary ceramic formulas, Macmillan Pub Co, 1980
  7. A Rohman, Pembuatan Silika Gel untuk Kromatografi Lapis Tipis dari Botol Bekas, Lembaga Penelitian universitas Airlangga, Surabaya, 54 (1996)
  8. S Gesang, JMV Hartono, Teknologi Bahan Bangunan Bata dan Genteng, in, Balai Penelitian Keramik, Bandung, 1979
  9. Wirman Kasmayadi, Irmina Kris Murwani, Analisis Termal Dan Studi Transformasi Fase Sistem Badan Keramik Lempung Batu Kumbung Lombok, Feldspar, Akta Kimindo, 3 (2007) 43-48
  10. DR Treadwell, DM Dabbs, IA Aksay, Mullite (3Al2O3-2SiO2) synthesis with aluminosiloxanes, Chemistry of materials, 8 (1996) 2056-2060
  11. Akira Nishikawa, Technology of monolithic refractories, Plibrico Japan company limited, (1984)
  12. Retno Susetyaningsih, Endro K Ismolo ,Kristri Basuki Pengaruh Penambahan MgO Pada Peningkatan Kualitas Lempung Kasongan Untuk Immobilisasi Lumpur Limbah Pb Menggunakan Teknologi Keramik, Jurnal Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (2008)
  13. Hadiyawarman, Agus Rijal, Bebeh Wahid Nuryadin, Mikrajuddin Abdullah, Khairurrijal, A., Nuryadin BW, Abdullah M. dan Khairurrijal.(2008). Fabrikasi Material Nanokomposit Superkuat, Ringan dan Transparan Menggunakan Metode Simple Mixing, Jurnal Nanosains & Nanoteknologi, 1 (2008) 14-21
  14. Mikrajuddin Abdullah, A.D. Sonya, Bebeh Wahid Nuryadin, AR Marully, Khairurrijal, Sintesis Keramik Berbasis Komposit Clay-Karbon dan Karakterisasi Kekuatan Mekaniknya, Jurnal Nanosains & Nanoteknologi, 2 (2009)
  15. Randall M German, Powder metallurgy and particulate materials processing: the processes, materials, products, properties, and applications, Metal powder industries federation Princeton, NJ, 2005
  16. NA Mazen, Production of fire clay refractory bricks from local materials, European Journal of Scientific Research, 26 (2009) 386-392
  17. Sedat Karaman, Sabit Ersahin, Hikmet Gunal, Firing temperature and firing time influence on mechanical and physical properties of clay bricks, Journal of scientific and Industrial research, 65 (2006) 153
  18. Tütünlü Fatih, Atalay Umit, Utilization of fly ash in manufacturing of building brick, in: International ash utilization symposium. Center for applied energy research, University of Kentucky Paper, 2001
  19. K Haruna, P Onoja, M Chiroma, Characterization of Mayo-Belwa clays, Leonardo Electronic J. Practices Technol, 6 (2007) 123-130
  20. Humbarsono, Lempung Serap Tanjungharjo Sebagai Pencampur Lempung G. Pare Godean Untuk Bahan Keramik Melalui Kajian Mineralogi Di Pundong Bantul Yogyakarta, Jurnal Riset Daerah Vol.VI, No.1: 700-743. (2007)
  21. Gazze Almarahle, Production of silica-refractory bricks from white sand, American Journal of Applied Sciences, 2 (2005) 465-468
  22. Olga Kizinievic, Ramunė Zurauskiene, Algis Spokauskas, Romualdas Maciulaitis, Application of catalyst waste to ceramics made of raw materials, Materials Science (Medžiagotyra), 11 (2005)
  23. WF Cole, A note on the practical values of clay mineralogy in coarse ceramics, Clay Min. Bull, 4 (1960) 134-141

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.