Kitosan sebagai Bahan Dasar Drug Delivery: Studi Interaksi Segmen Dimer Kitosan dengan Vitamin C secara Komputasi Ab Initio dan Eksperimen

Sekar Kusuma Dewi  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Tri Windarti scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
*Parsaoran Siahaan scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Published: 1 Aug 2013.
Open Access Copyright 2018 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Statistics: 245 569
Abstract
Studi interaksi antarmolekul antara kitosan dan vitamin C secara komputasi ab initio dan eksperimen untuk memahami penggunaan kitosan sebagai bahan dasar drug delivery telah dilakukan. Parameter yang dianalisis adalah energi interaksi dan spektra IR. Perhitungan dilakukan terhadap dua konformasi interaksi yaitu antara sisi atom N segmen dimer kitosan bermuatan parsial negatip masing-masing dengan sisi atom H pada cincin vitamin C yang bermuatan parsial positip (konformasi I) dan sisi atom H di luar cincin (konformasi II). Energi dan jarak interaksi konfigurasi I masing-masing sebesar -62,263 kJ mol-1 dan 1,897 Å, sedangkan konfigurasi II sebesar -32,641 kJ mol-1 dan 2,226 Å. Spektra IR menunjukkan mode-mode vibrasi pada kedua senyawa yang berinteraksi. Kesimpulan hasil pemodelan adalah bahwa kitosan dapat mengikat vitamin C dengan energi yang berbeda. Hasil pemodelan diverifikasi dengan absorpsi vitamin C oleh kitosan melalui pencampurkan 2,5 g kitosan dan 0,25 % larutan vitamin C. Pengukuran vitamin C yang tersisa dan uji lepas lambat vitamin C yang terserap dalam kitosan dalam media air dilakukan dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kitosan dapat menyerap vitamin C sebesar 46,5 % serta pada 10 menit pertama konsentrasi vitamin C yang dilepas sebesar 95,15 ppm.
Keywords: komputasi; ab initio; energi interaksi; drug delivery; kitosan; vitamin C

Article Metrics:

  1. S. Roller, N. Covill, The antifungal properties of chitosan in laboratory media and apple juice, International Journal of Food Microbiology, 47, 1, (1999) 67-77 http://dx.doi.org/10.1016/S0168-1605(99)00006-9
  2. Pradip Kumar Dutta, Joydeep Dutta, VS Tripathi, Chitin and chitosan: Chemistry, properties and applications, (2004)
  3. B Chutichudet, Prasit Chutichudet, Effects of chitosan coating to some postharvest characteristics of Hylocercus undatus (Haw) Britton and Rose fruit, International Journal of Agricultural Research, 6, 1, (2011) 82-92 http://dx.doi.org/10.3923/ijar.2011.82.92
  4. Masayuki Ishihara, Kiyohaya Obara, Singo Nakamura, Masanori Fujita, Kazunori Masuoka, Yasuhiro Kanatani, Bonpei Takase, Hidemi Hattori, Yuji Morimoto, Miya Ishihara, Tadaaki Maehara, Makoto Kikuchi, Chitosan hydrogel as a drug delivery carrier to control angiogenesis, Journal of Artificial Organs, 9, 1, (2006) 8-16 http://dx.doi.org/10.1007/s10047-005-0313-0
  5. Muflikhah, Perhitungan AB Initio Interaksi Antara Trikalsium Fosfat Dan Hidroksiapatit Dengan Segmen Molekul Selulosa, Kimia, Universitas Diponegoro, Semarang