skip to main content

Mekanisme Transport Lantanum Melalui Membran Cair Berpendukung (SLM) dengan Senyawa Pengemban campuran Tributyl Phosphate (TBP) dan Di(2-Etyl-Hexyl) Phosporic Acid (D2EHPA)

1Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia

2Jurusan Kimia, Institut Teknologi Bandung, Indonesia

Published: 1 Feb 2000.
Open Access Copyright 2000 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang mekanisme transpor logam lantanum melalui membran cair berpendukung (SLM). Sebagai membran pendukung digunakan politetrafluoroetilen (PTFE) yang diaktifkan dengan cara merendamnya dalam campuran senyawa pengemban asam di-2-etilheksilfosfat (D2EHPA) dan tributilfosfat (TBP) dengan pelanit kerosene. Efek sinergi antara kedua senyawa pengemban tersebut dipelajari dengan SLM. Pemantauan konsentrasi logam lantanum di fasa air dilakukan secara spektrofotometri UV-Vis dengan menggunakan natrium alizarin sulfonat (NAS) sebagai senyawa pembentuk warna dan diukur pada panjang gelombang 528 nm. Transpor melalui SLM dipengaruhi oleh gradien konsentrasi, yaitu pH, kekuatan ion, serta senyawa pengemban. Transpor logam lantanum dengan senyawa D2EHPA memperlihatkan keterlibatan ion hidrogen, dan tidak untuk ion nitrat. Hal ini berlawanan dengan TBP. Sedangkan transpor dengan campuran kedua pengemban (perbandingan 0,2 MTBP 0,8 M D2EHPA) memperlihatkan sifat seperti komponen utamanya (D2EHPA). Senyawa pengemban campuran TBP-D2EHPA memberikan efek sinergi denganbertambahnya fraksi mol D2EHPA.
Fulltext View|Download
Keywords: Mekanisme Transport; Lantanum; SLM; Senyawa Pengemban

Article Metrics:

  1. Aminuddin S, Buchan., Pemisahan Lantanum dan Cerium dengan Teknik Membran Cair Berpendukung, SeminarNasional Kimia '97, 1997, 9-13
  2. Shin Juang, Ruey., Analysis of transport rates of europium (III) across an organophosphinic acid supported liquid membrane, Journal of Membrane Science, 1996, 110, 13-23
  3. Rydberg., Principles and Practices of Solvent Extraction, Marcel D., NewYork, 1992, pp. 393-4124
  4. Moreno, C., Permeation of neodymium and praseodymium through supported liquid membranes containing di-(2-ethylhexyl) phosphoric acid as a carrier. Journal of Membrane Science, 1993, 81, 121-126
  5. De, A, Khopkar.S, Chalmer,RA, Solvent Extraction of Metals, Van Nostrand Reibhold Com, 1970, London
  6. Kopunec, R, Manh, Th. Carrier-Mediated Transport of Rare Earth Elements Through Liquid Membranes lll, Transport of Sc, Y, Ce, Eu, Gd, Tm, Yb Through Supported Liquid Membrane Containing DEHPA. Journal of Radio analytical and Nuclear Chemistry, 1992, 163, 131- 1447
  7. Kapunec, R, Carrier-Mediated Transport of Rare Earth Elements Through Liquid Membranes, II. Transport of Sc, Y, Ce,Eu, Gd, Tm, Yb Through Supported Liquid Membrane Containing TBP J.of Radio analytical and Nuclear Chemistry, 1993, 1, 51-668
  8. Shin Juang.Ruey, Modelling of competitive permeation of cobalt and nickel in a di(2-ethylhexyI) phosporic acid supported liquid membrane process. Journal of Membrane Science, 1993, 85, 157-166
  9. Kolthoff, Quantitative Chemical Analysis, 4th ed 1971
  10. Spedding, F.H., Daane, A.H., The Rare Earths, John Wiley & Sons, Inc., NewYork, 1961, p.1-48,571-605
  11. Beck, M.T. Chemistry Complex Equilibria., Ellis Horwood Limited, NewYork, 1990,pp 174-179
  12. Khopkar.SM. Konsep Dsasar Kimia Analitik, Penerbit UI, Jakarta, 1990, pp. 54-10

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.