skip to main content

Amobilisasi Enzim Bromelin dari Bonggol Nanas dengan Bahan Pendukung (Support) Karagenan dari Rumput Laut (Euchema cottonii)

Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia

Published: 1 Dec 2006.
Open Access Copyright 2006 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract
Bromelin adalah enzim proteolitik yang terdapat pada tananam nanas (Ananas comosus L) Telah dilakukan amobilisasi bromelin dari bonggol nanas. Amobilisasi dilakukan dengan metode penjebakan dengan polimer karagenan. Penentuan unit aktifitas dengan substrat kasein dan penentuan kadar protein dengan metoda Lowry. Enzim bromelin dari bonggol nanas bebas mempunyai kondisi waktu inkubasi optimum 5 menit, suhu optimum 35 oC, pH optimum 6,0 dengan aktifitas spesifik 7,215 U/mg. Setelah amobilisasi enzim bromelin bonggol nanas amobil memiliki waktu inkubasi optimum 5 menit, suhu optimum 33 oC, pH optimum 6,5 dengan aktivitas spesifik 7,215 U/mg. Pada pemakaian pertama aktifitas spesifik 7,215 U/mg, pada pemakaian kedua 7,215 U/mg, pada pemakaian ketiga 7,020 U/mg. Stabilitas enzim bromelin bonggol nanas amobil dapat dipertahankan hingga dua kali pemakaian.
Fulltext View|Download
Keywords: Bromelin; enzim; amobilisasi; aktivitas spesifik

Article Metrics:

  1. Anonim, 2000, Biochemical And Reagents, SIGMA USA, p. 179
  2. Chibata, I., 1978, Immobilization Enzymes, Kodansha, Tokyo, p. 6
  3. Donald, K.T., Fruit and Vegetable Juice Processing Technology, 2nd, The AUI Publising, 197, p.180
  4. Fardiaz, F., 1988, Fisiologi Fermentasi, Kerja sama Lembaga Sumber Daya IPB, Bogor, p. 153
  5. Harianto, E., 1996, Nanas Swadaya; Jakarta, p. 85
  6. Hui, Y.H., Encyclopedia of Food Science and Technology, Volume 3 John Wiley and Sons Inc., New York, 1992, p. 1747
  7. James, E., Bailey, D.F., Ollis, 1977, “Biochemical Engineering Fundamental, 2nd ed, Mc Graw Hill, New York, p.180
  8. Lee, Byong, 1996, Fundamental of Food Biotechnology, VCH Publisher Inc, New York, p. 136
  9. Lehninger, 1982, Dasar-Dasar Biokimia, Erlangga, Jakarta, hlm 248-249
  10. Mantell, SH., Matthew, JA., Mckee, R.A., 1985, Principles of plant Biotechnology : An Introduction to Genetic Engineering In Plants, Blackweell Scientific Publication: London, 1985, p. 120
  11. Nugroho, Tjandrawati, T., 1997, Studi Perbandingan Amobilisasi Enzim Invertase dengan Karbon Aktif dan Kalsium Alginat. Jurnal Penelitian, p. 1-49
  12. Reed, G., 1966, Food Science and Technology: Enzyme In Food Processing, Academic Press, New York And London, 1966, p. 129,146
  13. Rehm, H.J., 1987, Biotechnology : Enzyme Technology, Volume 7a, Verlag Chemi, USA., p. 397-402
  14. Sumarno, Skripsi, Jurusan Kimia FMIPA UI, Depok, 1989
  15. Tosa T., Sato, Mori, K., Yamamoto, I., Takata, Y., Nishida and Chibata, I., 1979, Immobilization of Enzymes and Microbial Cells using Carrageenan as Matrix, Biotechnology and Bioengineering. John Wiley and Sons Inc
  16. Wirakusumah, E,S., 1999, Buah dan Sayur untuk Terapi, cetakan V, Penebar Semangat, Jakarta, p. 66-68
  17. Yeshajahu, P., Clifton, E.M. 1987, Food Analysis: Theory and Practice, 2nd ed., Van Nostran Reinhold Company, New York, p. 322

Last update:

  1. Characterization extrinsic factors of immobilized cells thermoxilanolytic bacteria in producing xylanase

    I Irdawati, D D Putri, S Syamsuardi, A Agustien, Y Rilda. Journal of Physics: Conference Series, 1317 (1), 2019. doi: 10.1088/1742-6596/1317/1/012075

Last update: 2024-02-26 04:35:17

No citation recorded.