skip to main content

Literature Review: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman pada Pekerja Konstruksi

*Dzikri Tifa Larasati  -  Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Depok|Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia
Chahya Kharin Herbawani  -  Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Depok|Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia
Open Access Copyright 2022 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Kecelakaan kerja yang terjadi dipengaruhi oleh 2 (dua) penyebab langsung yaitu unsafe action (tindakan tidak aman) dan unsafe condition (kondisi tidak aman). Lalu, hal tersebut dikuatkan dengan hasil penelitian Heinrich yang menyatakan bahwa terdapat 80% kecelakaan yang terjadi akibat dari tindakan tidak aman atau unsafe action. Gambaran tindakan tidak aman yang dapat berdampak menimbulkan kecelakaan kerja yang biasa dilakukan oleh pekerja.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dan menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses) dalam memperoleh jurnalnya. Jurnal yang didapatkan berasal dari Google Scholar dan ResearchGate, dengan rentang tahun publikasi 13 tahun terakhir, yaitu dari tahun 2008 – 2021.

Hasil: Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seorang pekerja melakukan tindakan tidak aman di tempat kerja. Faktor-faktor yang berkaitan dan sering terjadi antara lain pengetahuan terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3), motivasi yang rendah, kurang ketersediaan APD, sikap, pengawasan dari manajemen, usia, tekanan waktu, maupun psikologis atau stress kerja.

Simpulan: Terdapat banyak faktor yang dapat memengaruhi tindakan tidak aman pada pekerja. Oleh karena itu, sebaiknya sebuah perusahaan atau proyek perlu memberikan pengetahuan, melakukan pelatihan, dan lebih ketat dalam pengawasan. Kemudian, untuk pekerja juga harus tetap menggunakan APD, dan memperhatikan keselamatan diri dalam bekerja.

Kata kunci: faktor kecelakaan; tindakan tidak aman; pekerja konstruksi


ABSTRACT

Title: Literature Review: Factors Associated with Unsafe Actions on Construction Workers

Background: Work accidents are caused by 2 (two) direct causes, namely unsafe acts (unsafe actions) and unsafe conditions (unsafe conditions). Then, this is confirmed by the results of Heinrich's research which states that there are 80% of accidents that occur due to unsafe actions or unsafe actions. Description of unsafe actions that can cause work accidents that are usually carried out by workers.

 

Method: This study uses the literature review method and the use of the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses) method in obtaining the journal. The journals obtained are from Google Scholar and ResearchGate, with a range of publication years of the last 13 years, namely from 2008 to 2021.

Result: There are several factors that cause a worker to take unsafe actions at work. Factors that are related and often occur include knowledge related to occupational safety and health (K3), low motivation, lack of availability of PPE, attitudes, supervision from management, age, time pressure, as well as psychological or work stress.

Conclusion: There are many factors that can influence unsafe acts on workers. Therefore, it is recommended that a company or project needs to provide knowledge, conduct training, and be more stringent in supervision. Then, workers must also continue to use PPE, and pay attention to personal safety at work.

Keywords: accident factor; unsafe act; construction worker

Fulltext View|Download
Keywords: faktor kecelakaan; tindakan tidak aman; pekerja konstruksi

Article Metrics:

  1. BCI Asia (2021) Keselamatan Konstruksi: Dampak Pandemi - Construction Plus Asia. Tersedia pada: https://www.constructionplusasia.com/id/keselamatan-konstruksi-dampak-pandemi/ (Diakses: 2 November 2021)
  2. OHSAS 18001 (2007) “Occupational Health and Safety Assessment Series,” 32(1 Suppl A), hal. A55-8
  3. Ramadhany, F. A. et al. (2018) “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Selamat ( Unsafe Act ) pada Pekerja di Bagian Produksi PT Lestari Banten Energi Factors Related to Unsafe Action on Workers in the Production Section of PT Lestari Banten Energi,” Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 11(2), hal. 199–205
  4. ILO (2018) “World Statistic,” www.Ilo.Org, hal. 1. Tersedia pada: https://www.ilo.org/moscow/areas-of-work/occupational-safety-and-health/WCMS_249278/lang--en/index.htm (Diakses: 14 Oktober 2021)
  5. HKDOL (2019) “Summary of Occupational Safety and Health Statistics,” Hong-Kong Department of Labor, hal. 2–5. Tersedia pada: https://www.labour.gov.hk/eng/osh/pdf/summary_OSH_Statistics_eng.pdf
  6. Ardan, M. (2015) “Analisa Kecelakaan Kerja Proyek Konstruksi Di Kota Medan,” Staf Pengajar Program Studi Teknik Sipil Universitas Medan Area, hal. 1–10
  7. Lutness, J. (1986) Measuring Up : Assessing Safety With Climate Surveys
  8. Abbasi, M. et al. (2015) “Evaluation of workers unsafe behaviors using safety sampling method in an industrial Company,” Indian Journal of Science and Technology, 8(28), hal. 1–6. doi: 10.17485/ijst/2015/v8i28/84816
  9. Asriani, M. (2013) “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Tidak Aman,” Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), hal. 1689–1699
  10. Primadianto, D., Putri, S. K. dan Alifen, R. S. (2018) “Pengaruh Tindakan Tidak Aman (Unsafe Act) dan Kondisi Tidak Aman (Unsafe Condition) terhadap Kecelakaan Kerja Konstruksi,” Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 7(1), hal. 77–84
  11. Bangun, S. dan Indriasari, I. (2021) “Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman pada Pekerja di Proyek Pembangunan Apartemen Evencho Margonda,” Jurnal Teknik, 10(1), hal. 1–10. doi: 10.31000/jt.v10i1.4003
  12. Arum, J. et al. (2021) “Pada Pekerja Konstruksi Proyek Kantor Perwakilan Bank Indonesia ( KPwBI ) Kendari Tahun 2019 Factors Relating To Unsafe Behavior In Construction Workers Of Bank Indonesia Representative Office ( KPwBI ) Kendari,” 2(1), hal. 40–46
  13. Larisca, N., Widjasena, B. dan Kurniawan, B. (2019) “Hubungan Iklim Keselamatan Kerja Dengan Tindakan Tidak Aman Pada Proyek Pembangunan Gedung X Semarang,” Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(4), hal. 122–128
  14. Dianawati, P. dan Nawawietu, E. D. (2018) “Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Tidak Aman Pada Pekerjaan Pemancangan Di PT Waskita Karya (Persero) Proyek Tol KLBM Seksi 2 Area Waduk Bunder,” Journal of Vocational Health Studies, 01(01), hal. 117–120. doi: 10.20473/jvhs
  15. Oswald, D., Sherratt, F. dan Smith, S. (2013) “Exploring factors affecting unsafe behaviours in construction,” in Proceedings 29th Annual Association of Researchers in Construction Management Conference, ARCOM 2013, hal. 335–344
  16. Choudhry, R. M. dan Fang, D. (2008) “Why operatives engage in unsafe work behavior: Investigating factors on construction sites,” Safety Science, 46(4), hal. 566–584. doi: 10.1016/j.ssci.2007.06.027
  17. Ryan, M. H., Andrianto, W. dan Andi (2018) “Faktor Penyebab Tindakan Tidak Aman Pekerja pada Proyek Konstruksi,” Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 7(2), hal. 202–208
  18. Salim, M. M. (2019) “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Tidak Aman Pada Pekerja Kontruksi Pt Indopora Proyek East 8 Cibubur Jakarta Timur,” Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(2), hal. 173–180. doi: 10.37012/jik.v10i2.52
  19. Louw, L. A. dan Schaap, P. (2012) “THE INDIVIDUAL FACTORS RELATED TO UNSAFE BEHAVIOUR OF by Submitted in partial fulfilment of the requirements for the degree MCom in Industrial Psychology in the Date of submission : FACULTY OF ECONOMIC AND.”
  20. Pratiwi, A., Sukmandari, E. A. dan Rakhmadi, T. (2019) “Hubungan pengalaman kerja, pengetahuan K3, Sikap K3 terhadap perilaku tidak aman pada pekerja konstruksi di Institusi X Kabupaten Tegal,” Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), hal. 1689–1699

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-03-04 05:56:59

No citation recorded.