Etanolisi Olein Sawit Dengan Katalis Potassium Hidroksida

*J. Utomo -  , Indonesia
A. R. Ardiyanti -  , Indonesia
T. Prakoso -  , Indonesia
A. Fransiska -  , Indonesia
Published: 19 Jun 2017.
Open Access Copyright (c) 2017 REAKTOR
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Research Article
Language: INDONESIA
Full Text:
Statistics: 371 651
Abstract

Biodiesel merupakab sumber energy alternatif yang ramah lingkungan dan dapt diperbarui, hasil reaksi transesterifikasi atau alkoholisis. Etanol digunakan sebagai bahan baku reaksi transesterifikasi. Minyak nabati yang digunakan adalah olein kelapa sawit. Etanolisis dilangsungkan dalam reaktor batch berpengaduk dengan memvariasikan temperatur  (40 0C dan 60 0C), perbandingan molar etanol terhadap minyak (3:1 dan 9:1), dan konsentrasi katalis KOH (0,5% b/b minyak dan 1,5% b/b minyak). Pengaruh setiap parameter terhadap konversi dianalisis  dengan rancangan percobaan factorial 23 dengan center point. Konversi reaksi dihitung berdasarkan analisis kadar gliserol total dan bebas menurut metode AOCS Ca 14-56. Variabel yang paling berpengaruh terhadap konversi adalah jumlah etanol yang diumpankan. Analisis varian menunjukkan adanya interaksi antar masing-masing parameter. Konversi maksimum sebesar 96,82% tercapai saat 60 0C, rasio molar 3:1, dan konsentrasi KOH 1,5% b/b minyak. Densitas etil ester yang dihasilkan dari percobaan adalah 0,852-0,894 gr/cm3 serta viskositas kinematik sebesar 1,64-5,09 mm2/s.

Kata kunci : biodiesel, etanolisis, konversi, transesterifikasi

Keywords
biodiesel, etanolisis, konversi, transesterifikasi

Article Metrics: