SEBARAN SPASIAL FISHING GROUND BERDASARKAN KESUBURAN PERAIRAN PADA MUSIM TIMUR DI PERAIRAN TELUK SEMARANG Fishing Ground Spatial Analysis based on Water Productivity at East Season in Semarang Bay Waters

*Churun Ain -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Bogi Budi Jayanto -  Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Nurul Latifah -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 28 Aug 2015.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 551 2470
Abstract

ABSTRAK

 

Perairan Teluk Semarang merupakan salah satu perairan yang banyak mendapat tekanan lingkungan seiring berkembangnya industri dan pemukiman di sepanjang pesisir Teluk Semarang. Walaupun demikian, perairan Teluk Semarang masih menyimpan potensi sumberdaya ikan karena dukungan posisi geografis daerah tropis yang dapat menyumbang kesuburan perairan. Kesuburan perairan merupakan parameter kualitas perairan yang dapat dijadikan sebagai indikator fishing ground. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) menganalisis parameter-parameter kesuburan perairan pada perairan Teluk Semarang secara spasial; 2) menganalisis dan menentukan daerah fishing ground berdasarkan indikator kesuburan perairan. Waktu penelitian dilakukan selama 2 bulan pada bulan Juni-Juli 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling pada 6 stasiun yang merupakan daerah tangkapan ikan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter-parameter kesuburan perairan yaitu klorofil-a berkisar antara 1,123-3,090 mg/l, fitoplankton berkisar antara 580-792 ind/l, zooplankton berkisar antara 55-154 ind/l. Sebaran spasial fishing ground menunjukkan bahwa Sebaran spasial fishing ground yang sangat sesuai dan sesuai sepanjang perairan Teluk Semarang dari perbatasan genuk sampai perbatasan tugu sedangkan daerah yang kurang sesuai pada perairan lepas pantai daerah semarang utara sampai genuk dengan kisaran kedalaman 6 sampai 16 meter.

 

Kata kunci : Kesuburan Perairan, Fishing Ground, Penginderaan Jauh, Teluk Semarang

 

ABSTRACT

 

Semarang bay waters is one of waters received a lot of environmentalpressure as the industry and domestic waste of semarang along the coast. Nevertheless , the semarang bay are still have the potential resources of fish because support position geographical the tropics that can be contributed waters productivity. Water productivity are parameters of quality of waters which can be used as indicators fishing ground. The aim of this study was to 1) analyze the parameters of the waters productivity in the Semarang Bay with spatial; 2) analyze and determine the fishing ground area based on indicators of waters productivity.Research during 2 months, until June to July 2015. Research methodology is quantitive and sampling techniques using a purposive sampling method at 6 stations in the Semarang bay waters that catch area. The results showed that the waters productifity parameters that chlorophyll-a range between 1.123-3.090 mg/l, phytoplankton ranged between 580-792 ind/l, zooplankton ranged between 55-154 ind/l. The spatial distribution of fishing ground shows that the area of fishing ground which very suitable and suitable are in the nearshore border area Semarang Genuk until Semarang Tugu and the not suitable areas along the Semarang bay waters from the border area off shore North Semarang until Genuk with depth 6 – 16 m.

 Keywords : Waters productivity, Fishing ground, Remote sensing, Semarang bay waters 

Article Metrics: