skip to main content

PERBEDAAN UKURAN MATA JARING GILLNET TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN TEMBANG Sardinella gibbosa YANG DIDARATKAN DI MUNCAR, BANYUWANGI

*Ledhyane Ika Harlyan orcid scopus publons  -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Indonesia
Fransisca Sariuli Tobing  -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Gatut Bintoro orcid scopus  -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Vita Rumanti Kurniawati  -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan , Indonesia
Muhammad Arif Rahman orcid scopus  -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Mihrobi Khalwatu Rihmi  -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Penggunaan alat tangkap pasif seperti gillnet pada pengelolaan perikanan Tembang diharapkan mampu mengurangi kapasitas penangkapan. Namun sayangnya terbatasnya referensi terkait selektivitas dan penggunaan mata jaring gillnet yang berbeda untuk sumberdaya ini akan beresiko pada ketidaktepatan pengelolaan perikanan Tembang di perairan Muncar, oleh karena itu kajian tentang perbedaan ukuran mata jaring gillnet terhadap sumberdaya ikan Tembang perlu dilakukan.  Penelitian dilakukan pada bulan Februari hingga Maret 2020 dengan mengobservasi pengoperasian gillnet hanyut permukaan dengan ukuran mata jaring 2,54 cm dan 3,17 cm terhadap hasil tangkapan ikan Tembang. Rancangan penelitian mempertimbangkan dua waktu pengoperasian alat tangkap yang umum digunakan nelayan setempat yaitu pada pagi hari (03.00 – 07.00) dan sore hari (15.00 – 19.00). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis selektivitas alat tangkap gillnet dan analisis rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dua faktor, yaitu faktor ukuran mata jaring dan waktu pengoperasian dengan pengulangan yang dilakukan sebanyak enam kali.  Hasil selektivitas terhadap dua ukuran mata jaring gillnet dengan pertimbangan ukuran ikan Tembang pertama kali matang gonad (Lm) sebesar 13 cm mengindikasikan bahwa gillnet dengan mata jaring ukuran 3,17 cm mampu menangkap ikan Tembang dengan ukuran layak tangkap. Hal ini sejalan dengan hasil analisis RAL faktorial yang menyatakan bahwa gillnet dengan ukuran mata jaring 3,17 cm menghasilkan volume hasil tangkapan ikan tembang lebih besar dibanding ukuran mata jaring 2,54 cm dengan pengoperasian alat tangkap gillnet hanyut di sore hari. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan mata jaring gillnet yang relatif lebih besar mampu mengurangi resiko terjadinya growth overfishing karena ikan yang tertangkap telah melalui fase matang gonad.

 

The use of passive gear like gillnet for Goldstripe Sardinella fisheries management might lead to a decrease in fishing capacity. Limited references related to gillnet selectivity and the use of difference mesh size for Goldstripe sardinella may cause the risk of its mismanagement in Muncar. This work was conducted from February to March 2020 by observing fishing operation of surface drift gillnet with mesh size 2.54 cm and 3.17 cm and its Goldstripe sardinella catches. Research design was applied for two fishing operations, morning (03.00 – 07.00) and afternoon setting (15.00 – 19.00). Gear selectivity analysis and analysis of variance (ANOVA) two factors, mesh sizes and setting time, with six replications were applied for analyzing the catch data.  The results of two-mesh size selectivity showed that gillnet with mesh size 3,17 cm provides catches with length more than 13 cm (length at first maturity, Lm). This was also in line with the results of ANOVA test suggested that gillnet with the size of 3,17 can produce more fish compared to gillnet with that of 2,54 cm by afternoon gillnet setting. It can be concluded that the use of bigger mesh size can relatively reduce the risk of growth overfishing since the caught fish might be passed the maturity phase.

Fulltext View|Download
Keywords: gillnet hanyut; ikan Tembang; selektivitas gillnet; ukuran mata jaring; waktu pengoperasian
Funding: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya

Article Metrics:

  1. Arami, H., & Mustafa, A. (2010). Analisis Selektivitas Gillnet yang Dioperasikan di Perairan Lentea, Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi. Warta Iptek, 18(1), 38–43
  2. Arfiati, D., Harlyan, L. I., & Nuriyani. (2015). Pengelolaan Sumberdaya Ikan di Perairan Umum (I). Penerbit Gunung Samudera
  3. Dermawati, M, P., & Najamuddin. (2019). Analisis Konstruksi dan Hasil Tangkapan Jaring Insang Permukaan di Perairan Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Ipteks PSP, 6(June 2018), 44–69
  4. Eka, J., F, A., Haluan, J., Wisudo, S. H., Monintja, D., & Simbolon, D. (2011). Pengembangan Perikanan Tangkap Berbasis Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) di Ternate, Provinsi Maluku Utara. 19, 127–137
  5. Harlyan, L. I., Wu, D., Kinashi, R., Kaewnern, M., & Matsuishi, T. (2019). Validation of a feedback harvest control rule in data-limited conditions for managing multispecies fisheries. Canadian Journal of Fisheries and Aquatic Sciences. https://doi.org/10.1139/cjfas-2018-0318
  6. Himelda, H., Wiyono, E., Purbayanto, A., & Mustaruddin, M. (2012). Seleksi Jenis Alat Tangkap Dan Teknologi Yang Tepat Dalam Pemanfaatan Sumberdaya Lemuru Di Selat Bali. Buletin PSP, 20(1), 89–102
  7. Iskandar, D., Rosyidin, & Singgih, P. A. (2016). Variasi Jumlah dan Jenis Hasil Tangkapan Jaring Rampus pada Ukuran Mata Jaring yang Berbeda di Perairan Teluk Jakarta. Maspari Journal, 8(1), 49–58. https://doi.org/10.36706/maspari.v8i1.2651
  8. Kusriningrum. (2008). Perancangan Percobaan. Airlangga University Press
  9. Making, A. D. L., Asriyanto, & Yulianto, T. (2014). Pengaruh Perbedaan Mata Jaring (Mesh Size) Gillnet terhadap Cara Tertangkap Ikan Kembung Perempuan (Scomber neglectus) di Perairan Morodemak, Kabupaten Demak. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 3(4), 120–129. https://doi.org/10.25134/quagga.v9i02.746
  10. Matrutty, D. D. P., Matakupan, H., Waileruny, W., & Tamaela, L. (2019). Produktivitas Jaring Insang Hanyut berdasarkan Waktu Tangkap Pagi dan Sore Hari di Teluk Ambon Dalam. Prosiding Seminar Nasional Kelautan Dan Perikanan, 9
  11. Miftahurrohman, M., Fitri, A. D. P., & Jayanto, B. B. (2016). Analisis Perbedaan Mesh Size dan Waktu Penangkapan terhadap Hasil Tangkapan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Jaring Insang Permukaan (Surface Gillnet) di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology; Vol 5, No 4 (2016): Oktober, 2016, 5(4), 62–70. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jfrumt/article/view/19046
  12. PPP Muncar. (2019). Jumlah produksi tahun 2019 (Issue 1, pp. 0–4)
  13. Pramesthy, T. D., Mardiah, R. S., Shalichaty, S. F., Arkham, M. N., Haris, R. B. K., Kelana, P. P., & Djunaidi. (2020). Analisis Alat Tangkap Jaring Insang (Gillnet) Berdasarkan Kode Etik Tatalaksana Perikanan Bertanggung Jawab di Perairan Kota Dumai. Authentic Research of Global Fisheries Application Journal, 1(2), 103–112. https://doi.org/10.15578/aj.v1i2.8951
  14. Putri, V. L., Kurohman, F., & Fitri, A. D. P. (2018). Efisiensi Teknis dan Selektivitas Alat Tangkap Jaring Insang (Gillnet) terhadap Komposisi Hasil tangkapan di Perairan Semarang. SAINTEK PERIKANAN : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 13(2), 126. https://doi.org/10.14710/ijfst.13.2.126-132
  15. Sartimbul, A., Iranawati, F., Sambah, A. B., Yona, D., Hidayati, N., Harlyan, L. I., Fuad, M., & Sari, S. (2016). Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Pelagis di Indonesia (D. A. Batamia (ed.); I). UB Press
  16. Setyohadi, D., & Wiadnya, D. G. R. (2018). Pengkajian Stok dan Dinamika Populasi Ikan Lemuru. UB Press
  17. Simarmata, R., Boer, M., & Fahrudin, A. (2016). Analisis Sumberdaya Ikan Tembang (Sardinella Fimbriata) di Perairan Selat Sunda yang Didaratkan Di PPP Labuan, Banten. Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management, 5, 149. https://doi.org/10.29244/jmf.5.2.149-154
  18. Sparre, P., & Venema, S. C. (1992). Introduction to tropical fish stock assessment. Part 1: manual. In FAO Fisheries Technical Paper. No. 306/1. Rev. 1 (Vol. 306, Issue 1)
  19. Suryanto, A. L. (2017). Identifikasi Stok Ikan Tembang (Sardinella Fimbriata Valenciennes, 1847) di Tuban dan Muncar Berdasarkan Pendekatan Morfometri [Universitas Brawijaya]. http://repository.ub.ac.id/6730/
  20. Tampubolon, P. A. R. ., Agustina, M., & Fahmi, Z. (2019). Aspek Biologi Ikan Tembang (Sardinella Gibbosa Bleeker, 1849) di Perairan Prigi dan Sekitarnya. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 11(3), 151–159. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.15578/bawal.11.3.2019.151-159

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-05-18 23:16:00

No citation recorded.