Peningkatan Akurasi Penentuan Base Transceiver Station Menggunakan Kombinasi Metode Weighted Product Dan Analisa Regresi Linier Berganda

Pemodelan Sistem Penentu Base Transceiver Station (BTS) Menggunakan Metode Weighted Product (WP) (Studi Kasus : PT. Grahamedia Informasi)

*Gracia Sonia Lestari Wibowo  -  Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
Wiwin Sulistyo  -  Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
Received: 7 Dec 2017; Published: 31 Jul 2018.
Open Access Copyright (c) 2018 Teknik

Citation Format:
Abstract

Kebutuhan akan tersedianya internet semakin meningkat sekarang ini. Untuk menunjang kebutuhan tersebut, Internet Service Provider (ISP) membangun menara Base Transceiver Station (BTS). Permasalahan timbul ketika terdapat banyak pilihan BTS yang dapat digunakan client untuk terhubung ke jaringan ISP. Metode Weighted Product dapat digunakan untuk menentukan pilihan BTS yang tepat dalam waktu singkat. Metode ini dikombinasikan dengan analisa regresi linear berganda untuk menentukan bobot awal bagi masing-masing kriteria penentuan pilihan. Pada pengujiannya, model yang dihasilkan memberikan akurasi mencapai 73% yang dilakukan terhadap 30 titik client pada PT. Grahamedia Informasi.

Keywords: Base Transceiver Station; Weighted Product; Multivariate Linear Regression

Article Metrics:

  1. Antarlangit (2017). Antena 2.4 & 5.8 GHz – New Antarlangit Dot Com. Diakses dari http://antarlangit.com/categories/Antena-2.4-%26-5.8-Ghz, tanggal 15 September 2017
  2. Gerlin, D. M. & Mubarakah N. (2013). Analisis Coverage Area Wireless Local Area Network (WLAN) 802.11b Dengan Menggunakan Simulator Radio Mobile. Jurnal SIGUDA ENSIKOM, 1(3), 95-100
  3. Hatta, H.R., Rizaldi, M. & Khairina, D.M. (2016). Penerapan Metode Weighted Product untuk Pemilihan Lokasi Lahan Baru Pemakaman Muslim Dengan Visualisasi Google Maps. TEKNOSI. 2(3), 85-94
  4. Insani, A. (2011). Pengaruh Performansi Akibat Interferensi Pada Sistem Bluetooth dan WLAN 802.11b. Buletin Pos dan Telekomunikasi, 9(4), 383-396
  5. Ismail, N., Maharoni & Lindra, I. (2015). Analisa Perencanaan Pembangunan BTS (Base Transceiver Station) Berdasarkan Faktor Kelengkungan Bumi dan Daerah Fresnel di Regional Project Sumatera Bagian Selatan. Jurnal ISTEK, 9(1), 104-121
  6. Mona, M, Kekenusa, J. & Prang, J. (2015). ). Penggunaan Regresi Linear Berganda untuk Menganalisis Pendapatan Petani Kelapa Studi Kasus : Petani Kelapa di Desa Beo, Kecamatan Beo Kabupaten Talaud. De Cartesian, 4(2), 196-203
  7. Ndruru, R.E., Situmorang, M. & Tarigan, G. (2014). Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Padi di Deli Serdang. Jurnal Saintia Matematika, 2(1), 71-83
  8. Nugraha, A. L. & Sudarsono, B. (2007). Survei Topografi Untuk Menentukan Garis Tampak Pandang Base Transceiver Station (BTS). Jurnal TEKNIK, 28(2), 55-60
  9. Oktavina, Ristika & Himawan, H. (2015). Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Pelanggan Terbaik Pada TB. Bangun Jaya Menggunakan Metode Weighted Product (WP). Skripsi : Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, Indonesia
  10. Subowo, A, Faisal, RM & Mansur, A. (2015) Pemilihan lokasi Base Transceiver Station Jaringan Wireless Pita Lebar Pada Internet Service Provider (Studi Kasus: PT. Sarana Insan Muda Selaras Cabang Yogyakarta. Jurnal Teknoin. 21(2)

Last update: 2021-04-22 13:29:23

No citation recorded.

Last update: 2021-04-22 13:29:23

No citation recorded.