Application of Interpretation of Roger’s Ratio, Duval’s Triangle Methods, Breakdown Test, Water Content Test for Feasibility Transformer Oil Diagnostic

Analisis Kualitas Isolasi Minyak Transformator 375 MVA dengan Interpretasi Rasio Roger, Segitiga Duval, Breakdown Test, dan Water Content Test

*Abdul Syakur -  Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wildan Lazuardi -  Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Diterbitkan: 31 Mei 2019.
Akses Terbuka
Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel
Bahasa: EN
Teks Lengkap:
Statistik: 183 161
Sari
Transformator merupakan peralatan utama dalam pemasokan listrik dari unit pembangkitan menuju konsumen. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus dalam pemeliharaan kinerja transformator agar tidak terjadi kerusakan pada transformator. Selama trasformator beroperasi maka minyak transformator akan mengalami pembebanan berupa beban elektris dan termal yang dapat menyebabkan timbulnya gas-gas hidrokarbon terlarut pada minyak yang berpotensi menyebabkan gagalnya minyak sebagai fungsi isolasi yang baik. Karenanya diperlukan pemantauan khusus terhadap gas-gas tersebut. Salah satu cara untuk menganalisis gas terlarut dalam minyak adalah dengan menggunakan metode Dissolved Gas Analysis (DGA). DGA akan mengekstraksi gas tersebut untuk diketahui indikasi gangguan berdasarkan hasil interpretasi data gas-gas hidrokarbon terlarut yang dilakukan. Metode ini juga mampu memprediksi kerusakan jangka panjang, sehingga kerusakan pada transformator dapat dicegah. Hasil analisis DGA pada transformator menghasilkan indikasi berupa Discharge of thermal fault yang didapat dari hasil intrepetasi data menggunakan metode Rasio Roger dan Segitiga Duval. Selain itu, hasil pengujian breakdown voltage menunjukkan kondisi minyak yang masih baik yaitu kekuatan dielektrik > 50 kv dan pengukuran water content juga masih baik yaitu sebesar < 25 ppm.
Kata Kunci
DGA; gas terlarut dalam minyak; minyak transformator; Rasio Roger, Segitiga Duval

Article Metrics:

  1. Buku Pedoman Pemeliharaan Transformator Tenaga,
  2. (2014) No. PDM/PGI/01, Jakarta Selatan, Indonesia: Dokumen PT PLN (Persero).
  3. Facta, M, Syakur, A. (2005). “Perbandingan Tegangan Tembus Media Isolasi Udara Dan Media Isolasi Minyak Trafo Menggunakan Elektroda Bidang- Bidang”. Jurnal Transmisi. Volume 10, No. 2 :
  4. -29.
  5. Setiawan, G. I. M., Garniwa, I. (2103) “Analisis kondisi minyak transformator berdasarkan uji parameter”, Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Indonesia, Jakarta.
  6. Guide for the Interpretation of Gases Generated in Oil- Immersed Transformers, IEEE Std C57.104-
  7. , 2008.
  8. IEEE Guide for Acceptance and Maintenance of
  9. Insulating Oil in Equipment, IEEE Std C57.106-
  10. , 2006.
  11. IEEE Guide for the Interpretation of Gases Generated in Oil-Immersed Transformers, IEEE Std C57.104-1991, 2006.
  12. Iryanto, I., (2011), “Analisis Gas Terlarut Pada Minyak
  13. Isolasi Akibat Pembebanan dan Penuaan”.
  14. TEKNIK. Volume 32, No.3.
  15. Pedoman penerapan spesifikasi dan pemeliharaan minyak isolasi. SPLN 49-1.1982.
  16. Rahmatullah, Arif F. M. (2011), “Analisis Indikasi Kegagalan Transformator dengan Metode Dissolved Gas Analys”, Tugas Akhir Teknik Elektro, FT UNDIP, Semarang.
  17. Wibowo, Wahyu K, (2008). ”Analisis Karakteristik
  18. Breakdown Voltage Pada Dielektrik Minyak Shell
  19. Diala B Pada Suhu 30℃-1300℃”. E-prints
  20. Undip.