Flood Disaster Mitigation Using a Disaster Early Warning and Monitoring Information System with an IoT-Based Arduino Microcontroller

Mitigasi Bencana Banjir dengan Sistem Informasi Monitoring dan Peringatan Dini Bencana menggunakan Microcontroller Arduino Berbasis IoT

*Danang Danang -  Sekolah Tinggi Elektronika dan Komputer, Indonesia
Suwardi Suwardi -  Sekolah Tinggi Elektronika dan Komputer, Indonesia
Ihsan Ardi Hidayat -  Sekolah Tinggi Elektronika dan Komputer, Indonesia
Diterbitkan: 31 Mei 2019.
Akses Terbuka
Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel
Bahasa: EN
Teks Lengkap:
Statistik: 324 284
Sari

Sistem yang digunakan saat ini untuk mitigasi benca banjir adalah penjaga pintu mengecek ketinggian air pada meter air yang terpasang di bendungan. Ketika hujan turun sangat deras atau sebab lain yang mungkin berdampak banjir, petugas menyampaikan informasi menggunakan cara manual yaitu memukul kentongan untuk memberi peringatan kepada masyarakat sekitar untuk waspada karena ketinggian air berpotensi menimbulkan banjir. Artikel ini menyajikan hasil penelitian yang bertujuan untuk mitigasi bencana banjir dengan membangun sistem informasi monitoring dan peringatan dini bencana banjir menggunakan microcontroller Arduino berbasis Internet of Things. Sensor water level dipasang pada gerbang air sungai dihubungkan dengan perangkat Arduino Uno yang dilengkapi dengan SMS Gateway SIM900A. Sistem ini memantau ketinggian air tanpa lelah dan mengirimkan informasi kepada Tim SAR Desa Kedungjati dan Ketua RT di lingkungan sekitar gerbang air sungai ketika ketinggian air mendekati batas level atas bencana banjir. Teknologi IoT dalam penelitian ini digunakan untuk menyimpan data ketinggian air sungai dan menghidupkan sirine sebagai tanda peringatan bencana banjir ketika data yang diterima mencapai level awas banjir.

 

Kata Kunci
IoT; sistem peringatan dini; mitigasi bencana banjir; Arduino

Article Metrics:

  1. Ali, Z., Ali, H., & Badawy, M. (2015). Internet of Things (IoT): Definitions, Challenges and Recent Research Directions. International Journal of Computer Applications, 128(1), 37–47. https://doi.org/10.5120/ijca2015906430
  2. Bambang, D. (2015). 5 Mitos Bencana Alam Yang Terbantahkan. 1(1), 107.
  3. Boxall, J. (2013). A Hands-on Introduction with 65 Projects, San Francisco.
  4. Firmn, A., Wowor, X. N. H.F. (2015). Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web. E-Journal Teknik Elektro Dan Komputer, XIV(2), 66–77.
  5. Fuad, H., & Setiawan, W. A. (2014). Aplikasi Web Akademik Terintegrasi SMS Gateway. 4(2), 2–5.
  6. Gushelmi, Kamda, D. R. (2012). Pemodelan UML Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Berbasis WAP (Studi Kasus : Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru UPI “ YPTK ” Padang ). 1(1), 24–44.
  7. Maysha, I., Trisno, H. B. (2013). Pemanfaatan Tenaga Surya Menggunakan Rancangan Panel Surya Berbasis Transistor 2N3055 dan Thermoelectric Cooler. Pemanfaatan Tenaga Surya, 12(2), 89–96.
  8. Indianto, W., Kridalaksana, A. H., & Yulianto, Y. (2018). Perancangan Sistem Prototipe Pendeteksi Banjir Peringatan Dini Menggunakan Arduino Dan PHP. Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer, 12(1), 45. https://doi.org/10.30872/jim.v12i1.222
  9. Dewi, L. J. E. (2010). Media Pembelajaran Bahasa Pemrograman C++. JPTK, UNDIKSHA, 1(Januari 2010), 63–72.
  10. Pradana, B. A. A. S D.. (2017). Rancang Bangun M2M (Machine-to-Machine) Communication Berbasis 6LoWPAN. 7(1), 93–104.
  11. Purwanto, A. (2014). Model Sistem Peringatan Dini Banjir Di Kecamatan Satui Menggunakan Sensor Kapasitif Aluminium Foil. 3(Agustus 2014), 545–552.
  12. Sharma, L., & Lohan, N. (2019). Internet of Things With Object Detection. https://doi.org/10.4018/978-1-5225-7432-3.ch006
  13. Siregar, R. H. (2014). Aplikasi mikrokontroler avr sebagai antar muka deteksi fungsi ginjal. PRIMA, 11(1), 1–10.
  14. Sugiyono. (2011). Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In Institut Manajemen Telkom.