skip to main content

Review Hidrolisis Biomasa Lignoselulosa Untuk Xilitol

Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), CibinongScience Center- Botanical Garden (CSC-BG),Jl.Raya Bogor Km 46 Cibinong Bogor 16911, Indonesia

Received: 8 Apr 2021; Revised: 20 Jul 2021; Accepted: 5 Aug 2021; Published: 1 Nov 2021; Available online: 20 Aug 2021.
Editor(s): H Hadiyanto

Citation Format:
Abstract

Xilitol adalah gula alkohol dengan lima atom karbon. Gula ini digunakan sebagai pemanis industri pangan dan makanan, karena memiliki karakter yang menguntungkan. Meskipun xilitol diproduksi secara industri oleh reduksi kimia D-xilosa yang berasal dari hidrolisat hemiselulosa, metode produksi ini tidak ekonomis karena persyaratan untuk D-xilosa murni, suhu tinggi, dan tekanan tinggi. Oleh karena itu, produksi xilitol melalui pendekatan bioteknologi dengan bantuan mikroorganisme menjadi fokus sebagai metode yang ekonomis dan ramah lingkungan. Selain itu, untuk meningkatkan produksi bio-xilitol, strain mikroorganisme telah mengalami strategi modifikasi genetik. Review ini menjelaskan upaya produksi xilitol dari biomasa lignoselulasa, proses perlakuan biomasa, dan mikroorganisme yang berperan dalam fermentasi xilitol

Abstract

Xylitol is a sugar alcohol with five atoms of C. This sugar is used as a sweetener in the food industry and confectionary, because it has a favorable character. Although xylitol is produced industrially by the chemical reduction of D-xylose derived from hemicellulose hydrolyzate, this production method is not economical because of the requirements for pure D-xylose, high temperature, and high pressure. Therefore, the production of xylitol with a biotechnological approach with the help of microorganisms becomes the focus as an economical and environmentally friendly method. In addition, to increase bio-xylitol production, strains of microorganisms have undergone genetic modification strategies. This review article describes the latest advances made in the production of xylitol from lignocellulase biomass, biomass treatment processes, and microorganisms that play a role in xylitol fermentation.

 

Fulltext View|Download
Keywords: lignocellulose; pretreatment; fermentation; xylitol
Funding: LIPI

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Article
Language : EN
Statistics:
  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. PMK No.4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. 2019;
  2. Fatayati ISRI, Manajemen M, Tinggi S, Ekonomi I, Wiwaha W. Strategi Dinas Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Pencegahan dan Penanggunalangan PTM dengan menaikan prosentase standar pelayanan minimal PTM Di Kabupaten Ngawi. 2019;
  3. Bin Mohd Arifin M, Weta I. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Kelompok Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Petang I Kabupaten Badung Tahun 2016. E-Jurnal Med Udayana. 2016;5(7)
  4. Kemenkes RI. Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Hipertensi. 2013
  5. Kurniasih I, Setiawan MR. Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi di Puskesmas Srondol Semarang Periode Bulan September – Oktober 2011. J Kedokt Muhammadiyah. 2013;1(2):54–9
  6. Harahap DA, Aprilla N, Muliati O. Hubungan Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Hipertensi Dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Tahun 2019. J Ners [Internet]. 2019;3(2):97–102. Available from: http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners
  7. Armi irma setiana. Dinamika Aktor Dan Kebijakan Publik. J Chem Inf Model. 2019;53(9):1689–99
  8. Fara Aulia Oktaviani, Antono Suryoputro AS. Analisis Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Keselamatan Ibu Dan Anak Di Kota Semarang. J Kesehat Masy. 2018;6(1):17–27
  9. Wulan YC, Ati NU, Widodo RP. Implementasi Kebijakana Penanggulangan Kemiskinan Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha Bersama ( KUBE ) ( Studi Tentang Program Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha Bersama ( KUBE ) di Kelurahan Pakistaji Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo. J Respon Publik [Internet]. 2019;13(4):104–9. Available from: http://riset.unisma.ac.id/index.php/rpp/article/view/3596
  10. Tahir A. Kebijakan Publik dan Transparansi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. 2011
  11. Anindya PA, Jati SP, Nandini N. Upaya Menerapkan Standar Pelayanan Minimal Di Bidang Kesehatan Pada Indikator Pelayanan Kesehatan Hipertensi Di Puskesmas Kota Semarang. J Kesehat Masy. 2019;8(1):184–90

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.