skip to main content

Waseda Boys’ Phonological Interference of Indonesian Food Names In Nihongo Mantappu Vlogs

Japanese Department, Faculty of Humanities, Widyatama University, Indonesia


Citation Format:
Abstract
Interference is a mistake generally made by second language learners because they are influenced by their first language ability. Meanwhile, phonological interference is a mistake that occurs at the sound level due to changes in phonemes influenced by knowledge of the sound system in the first language. This paper discusses the errors of second language learners in understanding the sound changes that occur in the language they are learning. This study aims to describe the forms and factors that cause phonological interference committed by “Tes Wasedaboys Tulis Nama Makanan Indonesia! Ngakak Banget!”. The method used in the research is descriptive qualitative method with the theory referring to Weinrich's interference theory (1953). The data collection method used is the listening method with free listening technique. Based on the analysis that has been done, the form of phonological interference that occurs in the YouTube video on the Nihongo Mantappu channel entitled “Tes Wasedaboys Tulis Nama Makanan Indonesia! Ngakak Banget!” is divided into 2 classifications, namely 9 data of vowel phoneme interference and 8 data of consonant phoneme interference. Each interference is divided based on the addition of phonemes as much as 3 data, based on phoneme changes as much as 7 data, and based on phoneme reduction as much as 7 data. The factors that cause phonological interference are (1) bilingualism of speech participants which amounted to 3 data, (2) differences in vowel sounds and writing methods which amounted to 11 data, (3) carrying the mother tongue which amounted to 3 data.
Fulltext View|Download
Keywords: Interference; phonology; vlog

Article Metrics:

  1. Abdurrahman, A. J. L. J. I. B. d. S. (2008). Sosiolinguistik: Teori, peran, dan fungsinya terhadap kajian bahasa sastra. 3(1)
  2. Alwasilah, A. C. (1993). Linguistik Suatu Pengantar. Penerbit Angkasa. Aslinda, & Leni. (2007). Pengantar Sosiolinguistik. PT Refika Aditama. Chaer. (2014). Semantik Bahasa Indonesia. In: Makna dan Semantik
  3. Chaer, & Agustina. (2004). Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Rineka Cipta
  4. Darini, A. W. (2012). INTERFERENSI FONOLOGI, MORFOLOGI, DAN LEKSIKAL DALAM KOMUNIKASI FORMAL MAHASISWA SASTRA INDONESIA FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS AIRLANGGA. Skriptorium, 1, 10
  5. Firmansyah, M. A. (2021). Interferensi dan Integrasi Bahasa: Kajian Sosiolinguistik. Paramasastra, 8, 14
  6. Fitriani, E., Hamdani, A., & Sulaiman, Z. J. C. J. P. B. d. S. I. s. B. D. (2021). ANALISIS INTERFERENSI MORFOLOGIS DALAM TAYANGAN MATA NAJWA PERIODE SEPTEMBER 2020. 10(2), 99-106
  7. Junus, A. M., & Junus, A. F. (2010). Analisis Kesalahan Berbahasa. Badan Penerbit UNM. Kihi, M. (2015). Interferensi Fonologis Bahasa Galela Ke Dalam Bahasa Tobelo. Program Studi Ilmu Budaya, Universitas Sam Ratulangi Manado
  8. Lafamane, F. (2020). Fonologi (Sejarah Fonologi, Fonetik, Fonemik)
  9. Moleong. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT. Remaja Rosdakarya. Mujiono, M. (2021). PENGARUH ATTRACTION, SERVICESCAPE WISATA DALAM
  10. MENINGKATKAN REVISIT INTENTION WISATAWAN DENGAN VISITOR
  11. SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Obyek Wisata Bukit Pentulu Indah). Universitas Putra Bangsa,
  12. Muslich. (2008). Fonologi Bahasa Indonesia. Bumi Aksara
  13. Muslihah. (2018). Proses Penyerapan Bahasa Inggris ke Dalam Bahasa Jepang: (Kajian Fonologi Generatif Transformasional). Izumi, 7, 11
  14. Nababan. (1984). Bahasa-Bahasa Indonesia (terj. Nurzuir Husin) dari Papers
  15. Simamora, R. H. (2009). Buku Ajar Pendidikan Dalam Keperawatan (E. Tiar Ed. Vol. 1). Jakarta: Buku Kedokteran EGC
  16. Snelson, C. (2011). Snelson, Chareen. "YouTube across the disciplines: A review of the literature. Merlot Journal
  17. Sudaryanto. (1993). Metode Linguistik: Metode dan Aneka Teknik Pengumpulan Data. Gadjah Mada University Press
  18. Sukoyo. (2011). Interferensi Bahasa Indonesia Dalam Acara Berita Berbahasa Jawa "Kuthane Dhewe" di Tv Borobudur Semarang. Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra, VII, 9
  19. Susilowati, D. J. J. I. E. (2017). Aktualisasi Interferensi Bahasa Daerah Dalam Bertutur Kata Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah. 1(02)
  20. Sutedi. (2003). Dasar-dasar Linguistik Bahasa Jepang. Humaniora. Weinrich. (1953). Language in Contact. Mouton
  21. Winingsih, I. J. L. J. B., Sastra, dan Budaya. (2010). Analisis Sistem Fonologi Kosa Kata Benda Bahasa Jepang. 6(1), 70-82
  22. Budiarti, A. B. (2013). Interferensi bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris pada abstrak jurnal ilmiah. Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya, 41(1)
  23. Fitriani, E., Hamdani, A., & Sulaiman, Z. J. C. J. P. B. d. S. I. s. B. D. (2021). ANALISIS INTERFERENSI MORFOLOGIS DALAM TAYANGAN MATA NAJWA PERIODE SEPTEMBER 2020. 10(2), 99-106
  24. Julaika, S., & Syaputra, E. J. J. M. D. (2022). Interferensi Bahasa Indonesia ke Dalam Bahasa Inggris pada Abstrak Jurnal Ilmiah. 1(3), 113–118-113–118
  25. Mandia, I. N. J. S. J. S. d. H. (2017). Interferensi Bahasa Asing dalam Jurnal Logic Politeknik Negeri Bali. 4(2), 77
  26. Pitoyo, A. J. J. P. I. (2017). Interferensi bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dalam perkuliahan keprotokolan. 3(2), 42-58
  27. Rofii, A., & Hasibuan, R. R. J. A. J. I. P. B. d. S. I. (2019). Interferensi bahasa batak mandailing dalam tuturan berbahasa indonesia pada acara parpunguan masyarakat mandailing kota

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.