Sepsis dan Tata Laksana Berdasar Guideline Terbaru

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Istilah Sepsis menurut konsensus terbaru adalah keadaan disfungsi organ yang mengancam jiwa yang disebabkan karena disregulasi respon tubuh terhadap infeksi. Penggunaan kriteria SIRS untuk mengidentifikasi sepsis dianggap tidak membantu lagi. Kriteria SIRS tidak menggambarkan adanya respon disregulasi yang mengancam jiwa. Disfungsi organ didiagnosis apabila peningkatan skor SOFA ≥ 2. Dan istilah sepsis berat sudah tidak digunakan. Septik syok didefinisikan sebagai keadaan sepsis dimana abnormalitas sirkulasi dan metabolik yang terjadi dapat menyebabkan kematian secara signifikan. Dalam protokol yang dikeluarkan pada tahun 2016, target resusitasi EGDT dihilangkan, dan merekomendasikan terapi cairan kristaloid minimal sebesar 30 ml/kgBB dalam 3 jam atau kurang.

Keywords

Sepsis; SIRS; Septik syok

  1. Irvan Irvan 
    Departemen Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
  2. Febyan Febyan 
    Departemen Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
  3. Suparto Suparto 
    Departemen Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
  1. Bataar O, Lundeg G, Tsenddorj G, Jochberger S, Grander W, Baelan I, et al. Nationwide survey on resource availability for implementing current sepsis guidelines in Mongolia. [Internet]. 2010 . [cited 2018 Jan 5]. Available from: URL: http://www.who.int/bulletin/volumes/88/11/10-077073/en/.
  2. Mehta Y, Kochar G. Sepsis and septic shock. Journal of Cardiac Critical Care TSS. 2017; 1(1): 3-5.
  3. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Riset kesehatan dasar 2013. 2013. Hal. 65
  4. World Health Organization. Indonesia: WHO statistical profile. [Internet]. 2015. [cited 2018 Jan 6]. Available from: URL: http://www.who.int/gho/countries/idn.pdf?ua=1
  5. Mayr FB, Yende S, Angus DC. Epidemiology of severe sepsis. Virulence. 2013; 5(1): 4-11
  6. Vincent JL, Moreno R, Takala J, Willatts S, De Mendonca A, Bruining H, et al.The SOFA (sepsis-related organ failure assessment) score to describe organ dysfunction/ failure. Intensive Care Med. 1996; 22: 707-10.
  7. Surviving sepsis campaign 2016
  8. Bernard GR, Vincent JL, Laterre PF, LaRosa S, Dhainaut JP, Rodriguez AL, et al. Efficacy and safety of recombinant human activated protein c for severe sepsis. N Eng J Med. 2001; 344 (10): 699-709.
  9. Nguyen BH, Rivers EP, Abrahamian FM, Moran GJ, Abraham E, Trzeciak S, et al. Severe sepsis and septic shock: review of the literature and emergeny department management guidelines. Annals of Emergency Medicine. 2006; 48(1): 28-50.
  10. Singer M, Deutschman CS, Seymour CW, Hari MS, Annane D, Bauer M, et al. The third international concensus definitions for sepsis and septic shock (sepsis-3). JAMA. 2016: 315 (8): 801-10.
  11. Rivers, E, Nguyent B, Havstad S, Ressler J, Muzzin A, Knoblich B, et al. Early goal directed therapy in the treatmenr of severe sepsis and septic shock. N Eng J Med. 2001; 345 (19): 1368-77.
  12. Dries JD, editors. Fundamental Critical Care Support. 5nd ed. Mount Prospect: Third Printing; 2014.
  13. Backer D, Dorman T. Surviving sepsis guidelines: a continuous move toward better care of patients with sepsis. JAMA. 2017; 317(8): 807-8.
  14. Howell MD, Davis AM. Management of sepsis and septic shock. JAMA. 2017; 317(8): 847-8.