Perbandingan Penggunaan Ajuvan Klonidin dan Ajuvan Fentanyl Pada Spinal Bupivakain Isobarik 0,5 % dalam Menekan Reaksi Inflamasi Dilihat Dari Kadar Netrofil Pada Operasi Ortopedi Ekstremitas Bawah

*Fittriyandi Ranudinata  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif; Fakultas Kedokteran; Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi; Semarang, Indonesia
Mohamad Sofyan Harahap  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif; Fakultas Kedokteran; Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi; Semarang, Indonesia
Published: 1 Jul 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Latar Belakang: Pembedahan merupakan suatu stres fisik dan psikologis. Pembedahan itu sendiri menimbulkan berbagai perubahan neuroendokrin, metabolik, dan sistem imun. Perubahan ini berkaitan erat dengan produksi dan pelepasan substansi proinflamasi pada jaringan yang mengalami inflamasi. Epidural analgesia dapat mempengaruhi respon imun perioperatif dan mengurangi kemoatraktan neutrofil pada jaringan yang mengalami trauma. Fentanyl dan klonidin merupakan adjuvant yang sering di tambahkan pada epidural analgesia.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penggunaan adjuvant clonidine dan fentanyl dalam menekan reaksi inflamasi dilihat dari kadar netrofil pada operasi ortopedi lower limb.

Metode: Dilakukan uji klinis acak tersamar ganda terhadap 30 pasien rencana operasi ortopedi lower limb yang memenuhi kriteria penelitian Penderita yang memenuhi kriteria penelitian menjalani prosedur persiapan operasi elektif. Dilakukan pengambilan sampel darah vena untuk pemeriksaan kadar neutrofil pada saat sebelum pemasangan epidural dan 4 jam pascabedah. Pada kelompok I menggunakan bupivakain 0,5% dengan adjuvant clonidine 75mcg  via kateter epidural dengan volume sesuai perhitungan, sedangkan padakelompok II menggunakan bupivakain 0,5% dengan adjuvant fentanyl 50mcg. Pada kedua kelompok perlakuan di lakuakan pengambilan data durasi obat, nilai VAS, tekanan darah dan nadi pada jam ke 0, 1, 6, 12 dan 24. Data dianalisa secara statistik menggunakan uji Mann Whitney U, dianggap bermakna bila p< 0,05.

Hasil: Durasi analgetik kelompok clonidine lebih lama secara bermakna dari pada fentanyl (P<0,01), nilai VAS pada kelompok clonidine menunjukan nilai yang lebih rendah secara bermakna dibandingkan kelompok fentanyl (P<0,01). Sedangkan tekanan darah dan nadi pada kedua kelompok tidak didapatkan perbedaan yang bermakna (P>0,01). Peningkatan Kadar netrofil pada kelompok clonidine lebih rendah secara bermakana dibandingkan kelompok fentanyl(P<0,01)

Kesimpulan: penggunaan adjuvant clonidine 75 mcg pada bupivacain 0,5% menunjukan penekanan reaksi inflamasi pasca operasi yang lebih baik, dimana peningkatan netrofil pasca operasi lebih rendah secara signifikan dibandingkan adjuvant fentanyl 50 mcg.

 

Keywords: neutrofil; bupivakain; klonidin; fentanyl; durasi; VAS; tekanan darah; nadi

Article Metrics:

  1. Desborough JP. The stress response to trauma and surgery. Br J Anaesth. 2000;85:109-17
  2. Billert H. Epidural anesthesia and analgesia in the perioperative setting and inflamatory reactions. Nowiny Lekarskie. 2005;74 (3): 333-41
  3. Moselli NM, Baricocchi E, Ribero D, et al. Intraoperative epidural analgesia prevents the early proinflamatory response to surgical trauma. Results from a prospective randomized clinical trial of intraoperative epidural versus general analgesia. Ann Surg Oncol. 2011; 18: 2722-31
  4. Fanning NF, Porter J, Shorten GD, et al. Inhibition of neutrophil apoptosis. Journal of Surgery. 1999; 126(3): 527-534
  5. Butterfield TA, Best TM, Merrick,MA. The dual roles of neutrophils and macrophages in inflammation: a critical balance between tissue damage and repair. J Athl Train. 2006; 41(4): 457-465
  6. Watkins LR, Mairer SF, Goehler LE. Immune activation the role of proinflamatory cytokines in inflammation, illnes responses and pathological pain stres. Pain. 995; 63:289-302
  7. Eid EA, Samarkandi AH, Alsaif F. Combined epidural-general anesthesia (CEGA) in patients undergoing pancretic surgery: comparison between Bupivacaine 0,125% and 0,25%. AJAIC. 2007; 10(1): 1-9
  8. Hollmann MW, Durieux ME. Local anesthetics and the inflamatory response; a new therapeutic indications. Anesthesiology. 2000; 93: 858-75
  9. Morgan GE, Butterworth JF, Mackey D, Wasnick D, Mikhail MS. Clinical Anesthesiology 5th Edition. McGraw-Hill, USA: 2013; 937- 1087
  10. Cottrel D & Broadman L. Spinal and Epidural Anesthesia for Ambulatory Surgery in Spinal and Epidural Anesthesia. Wong (ed). McGraw-Hill, USA: 2007; 237-43
  11. Elia N, Culebras X, Mazza C, Schiffer E, Tramer MR. Clonidine as an adjuvant to intrathecal local anesthetics for surgery: Systematic review of randomized trials. Reg Anesth Pain Med 2008;33:159 67
  12. Niemi L. Effects of intrathecal clonidine on duration of bupivacaine spinal anesthesia, hemodynamics, and postoperative analgesia in patients undergoing knee arthroscopy. Acta Anaesthesiol Scand 1994;38:724 8
  13. Gupta R, Verma R, Bogra J, Kohli M, Raman R, Kushwaha JK. A Comparative study of intrathecal dexmedetomidine and fentanyl as adjuvants to Bupivacaine. J Anaesthesiol Clin Pharmacol 2011;27:339 43
  14. Kanazi GE, Aouad MT, Jabbour Khoury SI, Al Jazzar MD, Alameddine MM, Al Yaman, et al. Effect of low dose dexmedetomidine or clonidine on the characteristics of bupivacaine spinal block. Acta Anaesthesiol Scand 2006;50:222 7
  15. Bajwa SJ, Bajwa SK, Kaur J, Singh G, Arora V, Gupta S, et al. Dexmedetomidine and clonidine in epidural anaesthesia: A comparative evaluation. Indian J Anaesth. 2011;55:116–21
  16. Eisenach JC, De Kock M, Klimscha W. Alpha 2 -adrenergic agonists for regional anesthesia. A clinical review of clonidine (1984-95) Anesthesiology. 1996;85:655–74
  17. De Kock M, Gautier P, Fanard L, Hody JL, Lavand’homme P. Intrathecal ropivacaine and clonidine for ambulatory arthroscopy: A dose-response study. Anesthesiology. 2001;94:574–8
  18. Ibrahim FA. A comparative study of adding intrathecal dexmedetomidine versus sufentanil to heavy bupivacaine for postoperative analgesia in patients undergoing inguinal hernia repair. Benha M.J. 2009;26:207–17
  19. Mervivirta R, Kuusniemi K, Jaakkola P, Pihlajamaki K, Pitkanen M. Unilateral spinal anesthesia for outpatient surgery: A comparison between hyperbaric bupivacaine and bupivacaine-clonidine combination. Acta Anaesthesiol Scand. 2009;53:788–93
  20. Jagtap S, Chhabra A, Dawoodi S, Jain A. Comparison of intrathecal ropivacaine-fentanyl and bupivacaine-fentanyl for major lower limb orthopaedic surgery: A randomised double-blind study. Indian J Anaesth. 2014;58:442–6
  21. Sagiroglu G, Sagiroglu T, Meydan B. The effects of adding various doses of clonidine to ropivacaine in spinal anesthesia. Eurasian J Med. 2009;41:149–53
  22. Kawaraguchi Y, Otomo T, Ota C, Uchida N, Taniguchi A, Inoue S. A prospective, double blind, randomized trial of caudal block using ropivacaine 0.2% with or without fentanyl microg kg – 1 in children. Br J Anaesth. 2006;97:1–4
  23. Ivani G, Lampugnani E, Torre M, Calevo Maria G, DeNegri P, Borrometi F. Comparison of ropivacaine with bupivacaine for pediatric caudal block. Br J Anaesth. 1998;81:247–8
  24. Gaitini LA, Somri M, Vaida SJ, Yanovski B, Mogilner G, Sabo E, et al. Does the addition of fentanyl to bupivacaine in caudal epidural block have an effect on the plasma level of catecholamine in children? Anesth Analg. 2009;90:1029–33
  25. Ala-Kokko TI, Partanen A. Pharmacokinetics of 0.2% ropivacaine and 0.2% bupivacaine following caudal blocks in children. Acta Anaesthesiol Scand. 2000;44:1099–102

Last update: 2021-03-07 00:37:17

No citation recorded.

Last update: 2021-03-07 00:37:17

No citation recorded.