skip to main content

Hubungan Kadar Prokalsitonin dan Kejadian Postoperative Cognitive Disfunction (POCD) ada Pasien yang Menjalani Operasi Ganti Katup Jantung Di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang

*Widya Istanto Nurcahyo  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif; Fakultas Kedokteran; Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi; Semarang, Indonesia
Ari Kurniawan  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif; Fakultas Kedokteran; Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi; Semarang, Indonesia
Yulia Wahyu Villyastuti  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif; Fakultas Kedokteran; Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi; Semarang, Indonesia
Taufik Eko Nugroho  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif; Fakultas Kedokteran; Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi; Semarang, Indonesia
Satrio Adi Wicaksono  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif; Fakultas Kedokteran; Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi; Semarang, Indonesia
Zainal Muttaqin  -  Departemen Bedah Saraf; Fakultas Kedokteran; Universitas Diponegoro; Semarang, Indonesia
Cindy Elfira Boom  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif; Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita; Jakarta, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Latar belakang:Postoperative cognitive dysfunction atau POCD adalah gangguan fungsi kognitif akibat inflamasi pasca prosedur pembedahan. Angka kejadian POCD pasca pembedahan kardiak lebih tinggi dibandingkan pembedahan non-kardiak. POCD diduga diakibatkan oleh respons inflamasi sistemik. Prokalsitonin menjadi salah satu mediator inflamasi yang berperan terhadap peningkatan risiko inflamasi saat operasi yang memicu kejadian POCD pascaoperasi ganti katup jantung. Inflamasi disebabkan oleh pelepasan protein fase akut yaitu prokalsitonin dan sitokin proinflamasi lainnya yang menyebabkan terganggunya sawar darah otak dan mengganggu neurotransmisi sehingga terjadi POCD.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peningkatan kadar Prokalsitonin terhadap POCD pada pasien yang menjalani operasi ganti katup jantung di RSUP Dr. Kariadi.

Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani operasi ganti katup jantung di RSUP Dr. Kariadi pada bulan Juni 2020- Desember 2020. Sampel penelitian sebanyak 19 subjek didapatkan dengan teknik consecutive sampling. Pada subjek penelitian dilakukan pengukuran kadar serum prokalsitonin sebelum pembedahan dan hari pertama pasca pembedahan, kemudian dilakukan pemeriksaan fungsi kognitif dengan montreal cognitive assessment-indonesia (MoCA INA) pada hari ketiga pasca pembedahan. Data dianalisis dengan uji korelasi spearman.

Hasil: Dari 19 subjek penelitian, terdapat 13 responden (68,4%) yang mengalami POCD. Rerata peningkatan prokalsitonin pada pasien POCD adalah 5,22 dengan standar deviasi 12,50 sedangkan peningkatan prokalsitonin pada pasien non POCD adalah 0,21 dengan standar deviasi 0,45. Berdasarkan uji korelasi spearman, diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peningkatan kadar prokalsitonin terhadap POCD pascaoperasi ganti katup jantung (p=0,004).

Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perbedaan kadar Prokalsitonin terhadap POCD pascaoperasi ganti katup jantung di RSUP Dr. Kariadi.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  common.other
Copyright Transfer Agreement
Subject
Type Other
  View (157KB)    Indexing metadata
 common.other
Ethical Clearance
Subject
Type Other
  View (159KB)    Indexing metadata
Keywords: MoCA INA; operasi ganti katup jantung; POCD; prokalsitonin; respons inflamasi

Article Metrics:

  1. Patel N, Minhas JS, Chung EML. Risk Factors Associated with Cognitive Decline after ardiac Surgery: A Systematic Review. Cardiovascular Psychiatry and Neurology. 2015; 1-12
  2. Zimpfer D, Czerny M, Kilo J, Kasimir MT, Madl C et al. Cognitive Deficit After Aortic Valve Replacement. The Society of Thoracic Surgeons. 2002; 74: 407-412
  3. Paredes S, Cortinez L, Contreras V, Sibert B. Post Operative Cognitive Dysfunction at 3 Months in Adults After Non-Cardiac Surgery: A Qualitative Systematic Review. Acta Anaesthesiologist Scandinavica. 2016; 1-16
  4. Hovens IB, Leeuwen BL, Mariana MA, et al. Postoperative Cognitive Dysfunction and Neuroinflammation: Cardiac Surgery and Abdominal
  5. Surgery Are Not the Same. Brain Behavior and Imunity. 2016; 1-58.S. Jithoo. Cognitive Dysfunction in Anesthesia. University of Kwazulu, Natal. 2008
  6. He X, WEn LJ, Cui C, Li DR, Teng JF. The Significance of S100β Protein on Postoperative Cognitive Dysfunction in Patients who Underwent Single Valve Replacement Surgery Under General Anesthesia. European Review for Medical and Pharmacological Science. 2017; 21:2192-2198
  7. Tsai L et al. An Update on Postoperative Cognitive Dysfunction. National Institutes of Health. 2011
  8. Wang W, Wang Y, Wu H et al. Postoperative Cognitive Dysfunction: Current Developments in Mechanism and Prevention. Medical Science Monitor. 2014; 20: 1908-1912Dye L, Boylee NB, Champ C, Lawton C. The Relationship between Obesity and Cognitive Health and Decline. Proceedings of the Nutrition Society. 2017; 1-12
  9. Cherlow H, Feldman H, Massoud F. Definition of Dementia and Predementia States in Alzheimer’s Disease and vascular Cognitive Impairment: Consensus from the Canadian Conference on Diagnosis of Dementia. Alzhaimer’s Research and Therapy. 2013; 5(52): 2-8
  10. Hobson J. The Montreal Cognitive Assesment (MoCA). Occupational Medicine. 2015; 65: 764-765
  11. Girsang, Gusri. Perbedaan Skor Montreal Cognitive Assesent versi Indonesia (MoCA-INA) Antara Laki-laki dengan Skizofrenia yang Mendapat Risperidone dengan Penambahan Omega-3 dan Hanya Mendapat Risperidone di Rumah Sakit Jiwa Prof. DR. Muhammad Ildrem Medan. Universitas Sumatera Utara. 2018
  12. Harten EV, Scheeren TWL, Absalom AR. A Review of Postoperative Cognitive Dysfunction and Nueroinflammation Associated with Cardiac Surgery and Anaesthesia. Anaesthesia. 2012; 66: 280-293
  13. Glumac S, Kardum G, Karanovic N. Postoperative Cognitive Decline After Cardiac Surgery: A Narrative Review of Current Knowledge 2019. Medical Science Monitor. 2019; 25: 3262-3270
  14. Nada IKW. Gangguan Fungsi Kognitif Pasca Operasi. Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif FK Unud. 2018
  15. Peng L, Xu L, Ouyang W. Role of Peripheral Inflammatory Markers in Postoperative Cognitive Dysfunction (POCD): A Meta-Analysis. PLOS one. 2013; 8(11): 1-10
  16. Alam HB, Rhee P, Honma K et al. Does the Rate of Rewarming from Profound Hypothermic Arrest Influence the Outcome in a Swine Model of Lethal Hemorrhage?.The Journal of Trauma, Injury, Infection, and Critical Care. 2006; 60: 134-146
  17. Vide S, Gambus PL. Tools to Screen and measures Cognitive Impairment After Surgery and Anesthesia. Press Med. 2018
  18. Chen L, Wang L, Zhou Q, et al. Effect of Shenmai Inejction on Cognitive Function after Cardiopulmonary Bypass in Cardiac Surgical Patients: A Randomized Controlled Trial. BMC Anesthesiology. 2018; 18(142):1-10
  19. Heart foundation. Heart Valve Surgery. Heart Fondation. 2013
  20. Hartono B. Konsep dan Pendekatan Masalah Kognitif pada Usia Lanjut. Dalam: Cognitive problem in eldery. Temu Regional Neurologi Jateng-DIY ke XIX, 2002:1-6
  21. Samsudin I, Vasikaran SD. Clinical Utility and Measurement of Procalcitonin. I Clin Biochem Rev. 2017;38(2): 59-68
  22. Schuetz P, Daniels LB, Kulkarni P, Anker SD, Mueller B. Procalcitonin: A new biomarker for the cardiologist. International Journal of Cardiology. 2016. 223:390-397
  23. Ghazali MV, Sastroamihardjo S, Soedjarwo SR, Soelaryo T, Pramulyo HS. Studi Cross Sectional. Dalam: Sastroasmoro S, Ismael S, editor. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Edisi 5. Jakarta: Sagung Seto; 2014. h.66-77

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.