skip to main content

K. H. Ahmad Dahlan: Konsep dan Implementasi “Kemanusiaan” (1912-1936)

Wasno Wasno  -  Study Program of History Education, Faculty of Social Sciences, Yogyakarta State University, Indonesia
*Rhoma Dwi Aria Yuliantri orcid  -  Study Program of History Education, Faculty of Social Sciences, Yogyakarta State University, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2022 JSCL (Jurnal Sejarah Citra Lekha) under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Ahmad Dahlan is an Islamic reformer known for one of his concepts of humanity (compassion). This research aims to examine Ahmad Dahlan's thoughts and practices about the humanitarian concept of "compassion" based on love to unite people who are part of the basic values of the prophetic spirit. This research employed the historical method utilizing sources from the results of previous studies, Verslag Openbare Vergedering PKO (No. 10), and a collection of photo archives from the K.H. Ahmad Dahlan Foundation. The research results show that Ahmad Dahlan applied the concept of "compassion" in community life rather than memorizing the concept in developing the idea of humanity based on the Al-Quran (surah Al-Ma'un). Ahmad Dahlan's ideas began to be applied by his pupils by doing charity to the beggars. A more real realization of that idea was the establishment of General Suffering Helpers (later to become PKO Muhammadiyah Hospital), orphanages, and others.

Fulltext View|Download
Keywords: Humanitarian; Notion; Ahmad Dahlan; Muhammadiyah; Islam.

Article Metrics:

  1. Alfian. 1989. Muhammadiyah the Political Behavior of Muslim Modernist Organization under Dutch Colonialism. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
  2. Amirrachman, Alpha et al. 2015. Islam Berkemajuan untuk Peradaban Dunia: Refleksi dan Agenda Muhammadiyah ke Depan. Bandung: Mizan
  3. “Besluiten van den Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie 22 den Augustus 1914 (No. 81).” (Arsip Nasional Republik Indonesia, Dokumen Kearsipan PP. Aisyiyah: Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 32, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta)
  4. “Besluiten van den Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie 16 den Augustus 1920 (No. 40).” (Arsip Nasional Republik Indonesia, Dokumen Kearsipan PP. Aisyiyah: Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 32, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta)
  5. “Verslag Openbare Vergedering PKO (No. 10).” (Arsip Nasional Republik Indonesia, Dokumen Kearsipan PP. Aisyiyah: Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 32, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta)
  6. Anshoriy, Muhammad Nasruddin. 2010. Matahari Pembaruan: Rekam Jejak K. H. Ahmad Dahlan. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher
  7. Azra, Azyumardi. 2009. Dari Neomodernisme ke Islam Liberal. Jakarta: Dian Rakyat
  8. Binder, Leonard. 2001. Islam Liberal: Kritik terhadap Ideologi-Ideologi Pembangunan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  9. Darban, Adaby dan Musthafa Kamal Pasha. 2002. Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam dalam Perspektif Historis dan Ideologis. Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam
  10. Dzuhayatin, Siti Ruhaini. 2015. Rezim Gender Muhammadiyah: Kontestasi Gender, Identitas, dan Eksistensi. Yogyakarta: Suka Press UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  11. Kastolani, Muhammad. 2008. Sejarah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta: RSU PKU Muhammadiyah
  12. Kuntowijoyo. 1991. Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi. Bandung: Mizan
  13. Kuntowijoyo. 2013. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana
  14. Kutoyo, Sutrisno. 1983. Kiai Haji Ahmad Dahlan. Jakarta: Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional
  15. Lubis, Arbiyah. 1993. Pemikiran Muhammadiyah dan Muhammad Abduh: Suatu Studi Perbandingan. Jakarta: Bulan Bintang
  16. Mulkhan, Abdul Munir. 1990. Warisan Intelektual K.H. Ahmad Dahlan dan Amal Muhammadiyah. Yogyakarta: Percetakan Persatuan
  17. Mulkhan, Abdul Munir. 2010. Kiai Ahmad Dahlan: Jejak Pembaruan Sosial dan Kemanusiaan. Jakarta: Kompas Media Nusantara
  18. Mulkhan, Abdul Munir. 2013. Marhaenis Muhammadiyah: Ajaran dan Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan. Yogyakarta: Galang Pustaka
  19. Nadlifah. 2016. “Muhammadiyah dalam Bingkai Pendidikan Humanis (Tinjauan Psikologi Humanistik).” Al-Bidayah 8(2): 139–154
  20. Nagel, Tilman. 2000. The History of Islamic Theology: From Muhammad to the Present. Princenton: Marcus Weiner Publisher
  21. Nasri, Imron. 2012. Muhammadiyah di Hadapan Saksi Sejarah. Yogyakarta: Majelis Pustaka dan Informasi PP. Muhammadiyah
  22. Noer, Deliar. 1990. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900–1942. Jakarta: LP3ES
  23. Peacock, James. 1978. Purifying the Faith: The Muhammadiyah Movement in Indonesian Islam. California: Benjamin Publishing Company
  24. Pijper, Guillaume Frédéric. 1984. Beberapa Studi tentang Sejarah Islam di Indonesia 1900–1950. Jakarta: Universitas Indonesia Press
  25. PP. Muhammadiyah. 1986. Siapa yang Tidak Tahu Muhammadiyah. Jakarta: Direktorat Publikasi Departemen Penerangan
  26. Purba, Isma Asmaria; Ponirin. 2013. “Perkembangan Amal Usaha Organisasi Muhammadiyah di Bidang Pendidikan dan Kesehatan.” JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA 1(2): 101–111
  27. Rohman, Fandy Aprianto. 2019. “K.H. Sangidu, Penghulu Penemu Nama Muhammadiyah”. Patra Widya 20(2): 204–216
  28. Salam, Yunus. 1968. Riwayat Hidup K.H. Ahmad Dahlan: Amal dan Perjuangannya. Jakarta: Depot Pengajaran Muhammadiyah
  29. Soedja. 1989. Muhammadiyah dan Pendirinya. Yogyakarta: PP. Muhammadiyah Majelis Pustaka
  30. Suwarno. 2010. Relasi Muhammadiyah, Islam, dan Negara: Kontribusi Muhammadiyah dalam Perspektif Sejarah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  31. Suwarno. 2015. “Muhammadiyah dan Masyumi di Yogyakarta 1945–1960.” Patra Widya 16(3): 16–34
  32. Syaifullah. 1997. Gerak Politik Muhammadiyah dalam Masyumi. Jakarta: Pustaka Utama Grafitti
  33. Widyastuti. 2010. Sisi Lain Seorang Ahmad Dahlan. Yogyakarta: Yayasan K.H. Ahmad Dahlan
  34. Yuristiadhi, Ghifari. 2015. “Aktivisme Hoofdbestuur Muhammadiyah Bagian PKO di Yogyakarta Sebagai Representasi Gerakan Pelayanan Sosial Masyarakat Sipil (1920–1931).” Afkaruna 11(2): 195–219
  35. Yuliantri, Rhoma Dwi Aria. 2007. “Ahmad Dahlan: Peletak Pekabaran Muhamamdiyah.” Dalam Tanah Air Bahasa: Seratus Jejak Pers Indonesia, dieditori oleh Muhidin M. Dahlan dan Taufik Rahzen. Jakarta: I:Boekoe

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-04-22 04:05:51

No citation recorded.