skip to main content

Editorial

*Mahendra P. Utama  -  , Indonesia
Open Access Copyright (c) 2016 Jurnal Sejarah Citra Lekha

Citation Format:
Abstract

JSCL edisi ini mengusung tema mengenai konflik dan integrasi sosial, dua realitas yang selalu mengiringi perjalanan sejarah masyarakat di mana pun baik masyarakat skala kecil maupun besar. Konflik dan integrasi juga menjadi isu yang selalu penting di Indonesia. Sejumlah studi yang telah disunting oleh  Colombijn dan Lindblad (2002), Stokhof dan Djamal (2003), dan van Bemellen dan Raben (2011) memuat daftar panjang konflik di Indoneisa pada periode 1950-an hingga 1990-an. Studi-studi itu sekaligus menginspriasi kita untuk melihat kembali narasi besar tentang integrasi bangsa. 

Fulltext View|Download

Article Metrics:

  1. Banks, Marcus (1996). Ethnicity: Anthropological Constructions. London: Routledge
  2. Barth, Fredrik (ed.). (1969). Ethnic Groups and Boundaries: The Social Organization of Culture Difference. Oslo: Scandinavian University Press
  3. Colombijn, Freek dan J. Thomas Lindblad (ed.). (2002). The Roots of Violence in Indonesia. Singapore: ISEAS
  4. Stokhof, W.A.L. dan Murni Djamal (ed.). (2003). Konflik Komunal di Indonesia Saat Ini, terjemahan Suaidi Asya’ari. Jakarta: Kerja sama INIS Universiteit Leiden dan Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
  5. van Bemellen, Sita dan Remco Raben (ed.). (2011). Antara Daerah dan Negara: Indonesia Tahun 1950-an, Pembongkaran Narasi Besar Integrasi Bangsa. Jakarta: KITLV Jakarta, NIOD, dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.