Pembuatan Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) dengan Sensitizer Antosianin dari Buah Buni (Antidesma bunius L)

Diah Lestari Pangestuti -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Gunawan Gunawan -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
*Abdul Haris -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Published: 1 Dec 2008.
Open Access Copyright 2008 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 344 798
Abstract
Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) adalah suatu alat/piranti yang dapat mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. DSSC merupakan sel surya generasi ketiga yang terdiri dari semikonduktor TiO2 yang diletakkan pada substrat kaca berkonduksi dan direndam dengan sebuah zat warna. Zat warna sebagai Zensitizer yang digunakan berasal dari buah buni (Antidesma bunius L) dan substrat yang dipakai berasal dari kaca LCD (Liquid Crystal Display). Konstruksi DSSC menggunakan sistem berlapis (sandwich) yang terdiri dari elektroda kerja (semikonduktor TiO2-zat warna) dan elektroda lawan (karbon) yang keduanya diletakkan pada kaca berkonduksi serta elektrolit supaya terjadi siklus elektron. Tujuan dari Penelitian ini untuk menghasilkan DSSC dengan sensitizer dari buah buni (Antidesma bunius L), mengkarakterisasi DSSC serta mengetahui efisiensi dari DSSC. Hasil analisis menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan Morfologi permukaan lapis tipis TiO2 pada perbesaran 5000x dan 40.000x yang beronggga-rongga dengan ukuran berkisar antara 135-693 nm dan penampang lintang lapis tipis TiO2 menunjukkan lapis-lapis homogen dengan ketebalan 25 μm, analisis dengan spektroskopi uv-vis menunjukkan zat warna buah buni menyerap cahaya pada λ 525, analisis dengan difraksi sinar X menunjukkan intensitas pola difraksi cukup tinggi dengan puncak utama pada 2θ yaitu 25,4093 dengan jarak antar bidang (d) sebesar 3,50255Å. tegangan maksimum yang dihasilkan sebesar 0,223 V dengan kuat arus maksimum sebesar 0,179.10-3 A dan efisiensi yang dihasilkan sebesar 3,3 x 10-5 %.
Keywords
Sel surya pewarna tersensitisasi (SSPT); TiO2; Antosianin; Pewarna alami; kaca konduktif; elektroda

Article Metrics:

  1. N.J. Cherepy, G.P. Smestad, M. Grätzel, J.Z. Zhang, Ultrafast electron injection: implications for a photoelectrochemical cell utilizing an anthocyanin dye-sensitized TiO2 nanocrystalline electrode, The Journal of Physical Chemistry B, 101 (1997) 9342-9351.
  2. Sunaryo, Optimasi Hasil Percobaan Yang Mengandung Data Pencilan (Studi Kasus Stabilitas Antosianin Buah Buni, Antidesma Bunius), Jurnal Undergraduate Theses in: Department of Statistic, Sepuluh November Institute of Technology, Surabaya, 2007.
  3. W. Septina, D. Fajarisandi, M. Aditia, Pembuatan Prototipe Solar Cell Murah dengan Bahan Organik-Inorganik (Dye-sensitized Solar Cell), Laporan Penelitian Bidang Energi, Institut Teknologi Bandung. Bandung, (2007).
  4. P.G. Kapasakalidis, R.A. Rastall, M.H. Gordon, Extraction of polyphenols from processed black currant (Ribes nigrum L.) residues, Journal of agricultural and food chemistry, 54 (2006) 4016-4021.
  5. J. Fernando, G. Senadeera, Natural anthocyanins as photosensitizers for dye-sensitized solar devices, Curr. Sci, 95 (2008) 10.
  6. Y.S. Chen, J.N. Lee, S.Y. Tsai, C.C. Ting, Manufacture of dye-sensitized nano solar cells and their IV curve measurements, in: Materials Science Forum, Trans Tech Publ, 2008, pp. 324-330.
  7. Y. Liu, H. Shen, X. Huang, Y. Deng, A new improved structure of dye-sensitized solar cells with reflection film, Chinese Science Bulletin, 51 (2006) 369-373.