Pengaruh Konsentrasi Substrat Maltosa terhadap Potensial Listrik Baterai Lactobacillus bulgaricus (MFC)

Farida Zulfah Fitriani -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
*Linda Suyati -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Wasino Hadi Rahmanto -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Published: 1 Jul 2017.
Open Access Copyright 2017 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 811 878
Abstract
Baterai MFC merupakan bahan bakar penghasil potensial listrik dari oksidasi substrat organik dengan bantuan mikrobial. Salah satu faktor yang berperan dalam menentukan besar-kecilnya produksi listrik pada baterai MFC adalah konsentrasi substrat. Pengembangan baterai MFC berhubungan dengan substrat yang mudah dijangkau, contohnya adalah maltosa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh konsentrasi substrat maltosa dalam baterai MFC, menentukan potensial listrik maksimum dengan variasi konsentrasi substrat maltosa menggunakan Lactobacillus bulgaricus, dan menentukan potensial standar maltosa (E°maltosa) berdasarkan persamaan Nernst. Pengukuran potensial listrik dilakukan pada variasi konsentrasi substrat maltosa 3-7%. Bakteri Lactobacillus bulgaricus dapat tumbuh dalam substrat maltosa dan mengalami peningkatan jumlah seiring dengan peningkatan konsentrasi substrat. Potensial listrik yang dihasilkan berhubungan dengan aktivitas bakteri terhadap substrat dan toksisitas pada bakteri mengakibatkan penurunan potensial listrik. Hasil pengukuran potensial dan arus listrik pada variasi konsentrasi 3-7% berturut-turut, 0,57 V; 0,51 V; 0,48 V; 0,46 V; 0,39 V. Secara teori menggunakan persamaan Nersnt diperoleh E°maltosa sebesar +0,5637 Volt. Hasil tersebut menunjukkan bahwa konsentrasi substrat berpengaruh dalam sistem baterai MFC.
Keywords
maltosa; baterai MFC; Lactobacillus bulgaricus; konsentrasi substrat

Article Metrics:

  1. Bruce E. Logan, Bert Hamelers, René Rozendal, Uwe Schröder, Jürg Keller, Stefano Freguia, Peter Aelterman, Willy Verstraete, Korneel Rabaey, Microbial Fuel Cells: Methodology and Technology, Environmental Science & Technology, 40, 17, (2006) 5181-5192 http://dx.doi.org/10.1021/es0605016
  2. F. J. Hernández-Fernández, A. Pérez de los Ríos, M. J. Salar-García, V. M. Ortiz-Martínez, L. J. Lozano-Blanco, C. Godínez, F. Tomás-Alonso, J. Quesada-Medina, Recent progress and perspectives in microbial fuel cells for bioenergy generation and wastewater treatment, Fuel Processing Technology, 138, Supplement C, (2015) 284-297 https://doi.org/10.1016/j.fuproc.2015.05.022
  3. Korneel Rabaey, Willy Verstraete, Microbial fuel cells: novel biotechnology for energy generation, Trends in Biotechnology, 23, 6, (2005) 291-298 http://dx.doi.org/10.1016/j.tibtech.2005.04.008
  4. Sonal G. Chonde Chonde, Microbial Fuel cell: A New Approach of Wastewater Treatment with Power Generation, International Journal of Chemical, Environmental and Pharmaceutical Research (ijCEPr), 5, 1, (2014) 8-12
  5. Manaswini Behera, Partha S. Jana, Tanaji T. More, M. M. Ghangrekar, Rice mill wastewater treatment in microbial fuel cells fabricated using proton exchange membrane and earthen pot at different pH, Bioelectrochemistry, 79, 2, (2010) 228-233 https://doi.org/10.1016/j.bioelechem.2010.06.002
  6. Rita Arbianti, Tania Utami, Heri Hermansyah, Deni Novitasari, Ester Kristin, Ira Trisnawati, Performance Optimization of Microbial Fuel Cell (MFC) Using Lactobacillus bulgaricus, Makara Journal of Technology, 17, 1, (2001) 32-38 http://dx.doi.org/10.7454/mst.v17i1.1925
  7. Adi Putra, Rahmad Nuryanto, Linda Suyati, Lactose Bioelectricity on A Microbial Fuel Cell System Parallel Circuit Using Lactobacillus Bulgaricus, Jurnal Sains dan Matematika, 22, 4, (2014) 107-111
  8. Dini Noor Hayati, Rahmad Nuryanto, Linda Suyati Suyati, Effect of Series Circuit on The Lactose Bioelectricity of A Microbial Fuel Cell System Using Lactobacillus Bulgaricus, Jurnal Sains dan Matematika, 23, 3, (2015) 84-89
  9. Nor Sri Inayati, Agustina L. N. Aminin, Linda Suyati, The Bioelectricity of Tofu Whey in Microbial Fuel Cell System with Lactobacillus Bulgaricus, 23, 1, 32-38, (2015)
  10. D. Rohan, Deepa Verma, Rohan Gavankar, Satish Bhalerao, Bioelectricity production from microbial fuel using Escherichia coli (glucose and brewery waste), International Research Journal of Biological Sciences, 2, 7, (2013) 50-54