skip to main content

Identifikasi Komposisi Asam Lemak dari Minyak Benih Turi (Sesbania grandiflora (L) Pers)

Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia

Published: 1 Apr 2006.
Open Access Copyright 2006 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract
Penelitian untuk mengetahui komposisi asam lemak pada minyak benih Turi (Sesbania grandiflora (L) Pers) telah dilaksanakan. Pada langkah pertama adalah untuk menggunakannya sebagai zat standar biodiesel. Bubuk kering dari benih Turi diekstraksi secara berkelanjutan dengan soxhlet selama 7 jam pada suhu 60-70oC dengan pelarut n-heksana. Rendemen produk minyak benih Turi adalah 9,79% w/w dari berat benih Turi. Asam lemak trigliserida dianalisis dengan GC-MS yang dioperasikan pada 150-290oC dengan kenaikan suhu 10oC/5 menit, fasa mobil adalah gas helium yang dijalankan pada 10 Kpa, keperluan Fasa stasioner adalah CP-SIL 5 CB panjangnya 25 m dan detektor pada GC-MS adalah FID. Berdasarkan pada puncak GC-MS yang dicocokkan dengan masing-masing database fragmentasi puncak dapat disimpulkan bahwa asam lemak dari trigliserida adalah asam palmitik (14,25%), asam linoleat (39,13%), asam elaidat (39.13%), asam stearat (13.97%) dan asam aracidat (39.13%) dengan berat molekular trigliserida pada minyak benih Turi adalah 872,769 g/mol dan berwujud cairan pada suhu-kamar dan berwarana hitam-kuning.
Fulltext View|Download
Keywords: identifikasi; asam lemak; minyak benih Turi; Sesbania grandiflora (L) Pers.

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Articles
Language : ID
Statistics:
Share:
  1. Duke, J.A., 1983, “Sesbania grandiflora (L) Pers”, Handbook of Energy Crops
  2. Fessenden, R. J. and Fessenden, J. S., 1999, “Kimia Organik”, a.b.: Pudjaatmaka, A. H., Jilid 2, Edisi ketiga, Erlangga, Jakarta., 409-410
  3. Li, H., 2002, “Ultrasound and Microwave Assisted Extraction of Soibean Oil”, Presented for the Master of Science Degree, University of Tennesse, Knoxville., 1-7
  4. Ma, F.L.D., and Hanna, M.A., 1998, “The Effect of Catalust, Free Fatty Acid and Water on Transesterification of Beef Tallow”, J. Am. Soc. of Agricultural Engineer., 1261-1264
  5. Prasetya, N.B.A., 2004, “Optimasi Rasio Berat NaOH terhadap Minyak Biji Karet (Hevea braciliensis) dalam Proses Pembentukan Produk Transesterifikasi Menggunakan Metanol”, Jurusan Kimia, F. MIPA, UNDIP, Semarang., 14-20
  6. Shanta, N., and Napotilano, G. E., 1992. “Review: Gas Chromatography of Fatty Acid”. J. Chromatography., 37-51
  7. Silverstein, R.M., Bassler, G. C., and Morril, T. C., 1981, “Penyidikan Spektrometrik Senyawa Organik”, a.b.: Hartomo, A. J.: Purba, A. V., Edisi keempat, Erlangga, Jakarta.,28-30

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.