skip to main content

Dukungan Sosial Keluarga pada Pasien TB MDR di Kota Semarang

*Rizkiana Wulandari  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Aditya Kusumawati  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Priyadi Nugraha Prabamurti  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2021 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Latar belakang: Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB MDR) adalah masalah terbesar di dunia. Indonesia berada pada urutan ke-8 dari 27 negara dengan jumlah TB MDR terbanyak. Risiko penularan yang tinggi, durasi pengobatan yang lama, jumlah dan dosis obat yang berat, serta efek samping yang lebih buruk menyebabkan rendahnya angka keberhasilan pengobatan TB MDR. Dibutuhkan peran keluarga terdekat pasien untuk dapat memberikan dukungan selama masa pengobatan.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskirptif kualitatif menggunakan metode purposive sampling. Subjek adalah anggota keluarga terdekat pasien TB MDR yang sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Kedungmundu. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Wawancara dilakukan melalui daring karena berlangsung pada masa pandemi Covid-19.  Validitas dilakukan dengan wawancara pada 4 subjek triangulasi yang merupakan pasien TB MDR itu sendiri. Realibilitas dilakukan dengan auditing data.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek sudah melakukan perilaku pemberian dukungan keluarga pada pasien TB MDR dengan baik. Bentuk dukungan yang diberikan subjek adalah memberi semangat, memberi perhatian, mengingatkan minum obat, memotivasi pasien, mendoakan, menyiapkan makanan, mengantar ke puskesmas, dan mencukupi kebutuhan gizi. Dukungan diberikan oleh keluarga yang memiliki ikatan terdekat yaitu ibu, suami, istri, dan anak. Namun demikian juga harus diberikan oleh anggota keluarga yang tidak tinggal satu rumah. Beberapa faktor yang melatarbelakangi pemberian dukungan adalah persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, perspesi manfaat, persepsi hambatan, efikasi diri, dan isyarat bertindak.

Simpulan: Perilaku dukungan sosial keluarga berkaitan erat dengan persepsi keseriusan tentang penyakit TB MDR, persepsi manfaat yang dirasakan, dan keyakinan diri subjek memberikan dukungan yang baik kepada penderita TB MDR. Diharapkan pengobatan TB MDR dapat lebih banyak melibatkan keluarga, karena keluarga yang merasa rentan dan percaya jika suatu penyakit dapat menimbulkan keparahan, cenderung melakukan perilaku yang disarankan untuk mengurangi ancaman.

Kata kunci: multi drug resistant; tuberkulosis; dukungan sosial keluarga

 

ABSTRACT

Title: Overview of Family Social Support for Multi Drug Resistant Tuberculosis Patients in Semarang City.

Background: Multi Drug Resistant (MDR-TB) is the biggest problem in world of TB prevention and eradication. Indonesia ranks 8th out of 27 countries with the most MDR TB. The high risk of transmission, long duration of treatment, the number and dosage of heavy drugs, and worse side effects lead to a lower rate of MDR TB treatment. It takes the role of the patient's immediate family to provide support during the treatment period..

Method: This study is a qualitative descriptive study using a purposive sampling method. The subjects were the closest family members of MDR TB patients who were undergoing treatment at the Kedungmundu Health Center. Data collection was carried out by in-depth interviews. Interviews were conducted online because it took place during the Covid-19 pandemic. Validity was carried out by interviewing 4 triangulation subjects who were MDR TB patients themselves. Reability was done by auditing the data.

Result: The results showed that the subjects had provided family support to MDR TB patients well. The form of support given by the subject is giving encouragement, giving attention, reminding to take medication, motivating patients, praying, preparing food, taking them to the health center, and fulfilling nutritional needs. Support is provided by families with closest ties such as mother, husband, wife and children. However, it must also be provided by family members who do not live in the same house. Some factors underlying the providing support are perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefit, perceived barriers, self-efficacy, and cues to action.

Conclusion: Family social support behavior is related to perceptions of seriousness about MDR TB disease, perceived benefits, and self-confidence of the subject if they are able to provide good support to MDR TB sufferers. It is hoped that MDR TB treatment can involve families more, because families who feel vulnerable and believe that if a disease can cause severity, tend to do the recommended behavior to reduce threats.

Keywords: multi drug resistant; tuberculosi; family social support

Fulltext View|Download
Keywords: multi drug resistant; tuberkulosis; dukungan sosial keluarga

Article Metrics:

  1. World Health Organization. Global Tuberculosis Report 2018. Geneva: World Health Organization: World Health Organization, https://www.who.int/tb/publications/global_report/en/ (2019, accessed 19 September 2019)
  2. Werdhani RA. Patofisiologi, Diagnosis, Dan Klafisikasi Tuberkulosis. 2002
  3. Kementerian Kesehatan RI. InfodatinTuberkulosis 2018. infodatin (pusat data dan informasi kesehatan RI) 2018; 2: 3–4
  4. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018. Dinkes Jateng 2018; 73–75
  5. Latifatul Muna, Umdatus Soleha. Motivasi Dan Dukungan Sosial Keluarga Mempengaruhi Kepatuhan Berobat Pada Pasien Tb Paru Di Poli Paru Bp4 Pamekasan. J Ilm Kesehat 2014; 7: 172–179
  6. Kementerian Kesehatan RI. Permenkes RI No 13 Th 2013 tentang Pedoman Manajemen Terpadu Pengendalian Tuberkulosis Resistan Obat. Epub ahead of print 2013. DOI: 10.1016/j.jns.2003.09.014
  7. Mochammad HM, Aisah S, Ernawati. Gambaran Pengawas Menelan Obat (PMO) Di Puskesmas Genuk Dan Bangetayu Semarang. 2012; 5: 80–100
  8. Indri, ati N. Gambaran Dukungan Dan Peran Keluarga Sebagai PMO Dalam Pencegahan TB MDR di Wilayah Kerja Puskesmas Gang Kelor Kota Bogor Tahun 2017. J Ris Kesehat Poltekkes Depkes Bandung 2018; 10: 23
  9. Friedman, Marilyn M, Vicky R. Bowden, et al. Buku Ajar Keperawatan Keluarga. 5th ed. Jakarta: EGC, 2010
  10. Cuneo WD, Snider DE. Enhancing patient compliance with tuberculosis therapy. Clinics in Chest Medicine 1989; 10: 375–380
  11. Kristinawati B, Rahmawati S. Dukungan Keluarga dalam Pencegahan Kejadian Multidrug Resistence pada Pasien Tuberculosis. J Kesehat Holist 2020; 4: 61–74
  12. Sahat H, Manalu P. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Tb Paru Dan Upaya Penanggulangannya Factors Affecting The Occurrence Of Pulmonary Tb And Efforts To Overcome. J Ekol Kesehat 2010; 9: 1340–1346
  13. Nugroho FS. Gambaran Perilaku Pengobatan Pasien Tb Mdr Fase Intensif Di Rs Dr Moewardi Surakarta. J Kesehat 2018; 11: 32–42
  14. Janz NK, Becker MH, Associate R, et al. The Health Belief Model: A Decade Later reprint requests to
  15. Aditama TY. Extensively Drug Resistant Tuberculosis XDR-TB
  16. Agustina S, Wahjuni chatarina umbul. Pengetahuan dan Tindakan Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosa Paru Pada Keluarga Kontak Serumah. J Berk Epidemologi 2017; 5: 85–94
  17. Sarwono S. Sosiologi kesehatan: Beberapa konsep beserta aplikasinya. Yogyakarta: Gajahmada University Press, 2004
  18. Kurniawan W. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pemeriksaan Kontak Serumah pada Penderita TB. J Keperawatan dan Kesehat Med Akper YPIB Majalengka 2015; I: 1–13
  19. Asri SDA. Masalah Tuberkulosis Resisten Obat. Contin Med Educ 2014; 41: 247–249
  20. Aini Q, Yovi I, Hamidy MY. Gambaran Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Lini Kedua Pada Pasien Tuberculosis-Multidrug-Resistance (TB-MDR) Di Poliklinik TB-MDR RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. J Online Mhs FK 2015; 1: 1–13
  21. Deshmukh RD, Dhande DJ, Sachdeva KS, et al. Patient and Provider Reported Reasons for Lost to Follow Up in MDRTB Treatment: A Qualitative Study from a Drug Resistant TB Centre in India. PLoS One 2015; 10: e0135802
  22. Nurhayati I, Kurniawan T, Mardiah W. Perilaku Pencegahan Penularan dan Faktor-Faktor yang Melatarbelakanginya pada Pasien Tuberculosis Multidrugs Resistance ( TB Prevention Behaviors and Its ’ Contributing Factors among Patients with Multi-drugs Resistance Tuberculosis ( MDR-TB ). J Keperawatan Padjadjaran 2015; 3: 166–175
  23. Septia A, Rahmalia S, Sabrian F. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita TB Paru. J Online Mhs PSIK 2014; 1: 1–10

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.