skip to main content

Program Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (AIMI DIY) untuk Mendukung Keberhasilan ASI Eksklusif

*Fathi Rabiatul Adawiyah  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Syamsulhuda Budi Musthofa  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Besar Tirto Husodo  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang|Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2021 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Latar belakang : Cakupan ASI eksklusif di Provinsi DIY tahun 2018 mengalami penurunan 17,34%. Program promosi kesehatan yang belum efektif merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi cakupan ASI eksklusif. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (AIMI DIY) merupakan organisasi nirlaba pendukung program pemerintah yang melakukan kegiatan promosi, edukasi, dan advokasi dengan visi meningkatkan angka ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan menggambarkan program AIMI DIY untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif di Provinsi DIY tahun 2019 dengan pendekatan teori sistem.

Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subyek penelitian utama yaitu Ketua sekaligus sebagai Kadiv Advokasi, Bendahara, Kadiv Edukasi dan Pelatihan, Kadiv Komunikasi, Kadiv Pengembangan SDM dan Organisasi, Kadiv Riset, dan subyek penelitian triangulasi yaitu Ketua AIMI Pusat dan Kasie Kesga dan Gizi Dinkes Provinsi DIY dengan metode purposive sampling dan teknik pengumpulan data wawancara mendalam secara online karena berlangsung pada masa pandemi Covid-19.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan program AIMI DIY terdiri dari aspek masukan dan aspek proses. Sumber daya manusia AIMI DIY yang merupakan sukarelawan memiliki keterbatasan waktu untuk organisasi. Ketersediaan dana belum mencukupi untuk kegiatan edukasi dengan sasaran masyarakat menengah kebawah. AIMI DIY belum memiliki gedung sebagai prasarana kelas edukasi. Kegiatan AIMI DIY terfokus pada 3 hal yaitu promosi, perlindungan, dan dukungan untuk menyusui yang diatur dalam 6 divisi kerja, namun pembagian tugas kepada anggota divisi belum efektif.

Simpulan : Program AIMI DIY untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif selain kelas edukasi belum terpromosikan dan terlaksana dengan baik karena keterbatasan waktu sumber daya manusia dan keterbatasan dana.

Kata kunci: ASI eksklusif; AIMI DIY; kelas edukasi

 

ABSTRACT

Title: Association of Indonesian Breastfeeding Mothers Special Regions of Yogyakarta (AIMI DIY) programs to support the success of exclusive breastfeeding

Background : Exclusive breastfeeding coverage in DIY Province in 2018 decreased by 17.34%. One of the factors affecting exclusive breastfeeding coverage is the ineffectiveness of health promotion programs. AIMI DIY is a non-profit organization supporting government programs that carries out promotional, educational, and advocacy activities to realize the vision of increasing the number of breastfeeding mothers. This study aims to describe the AIMI DIY program to support the success of exclusive breastfeeding in DIY Province in 2019 with a systems theory approach.

Method : This study uses a qualitative method. Main research subjects consisting of the Chairperson at once as the Head of Advocacy Division, Treasurer, Head of Education and Training Division, Head of Communication Division, Head of Human Resources and Organizational Development Division, Head of Research Division, as well as triangulation research subjects consisting of the Chairperson of AIMI Center and the Head of Section for Family Healthy and Nutrition of the Provincial Health Office of Yogyakarta, utilizing purposive sampling method and in-depth interview online data collection as it had taken place during the Covid-19 pandemic.

Result : The results showed that the AIMI DIY program consists of input aspects and process aspects. AIM DIY's human resources, made up of volunteers, have limited time to dedicate on working for the organization. The availability of funds remains insufficient for the educational activities targeting those within the middle to lower-earning class. AIMI DIY does not yet have the infrastructure for educational classes. AIMI DIY activities focus on 3 things: promotion, protection, and support for breastfeeding, arranged in 6 work divisions. However, the division of tasks to division members so far has proven to be ineffective.

Conclusion : The AIMI DIY program to support exclusive breastfeeding, aside from education classes, has not been promoted and implemented properly due to the limited time available for  human resources as well as limited funds.

Keywords : Exclusive breasfeeding; AIMI DIY; education class

Fulltext View|Download
Keywords: ASI eksklusif; AIMI DIY; kelas edukasi

Article Metrics:

  1. Fadhila SR, Ninditya L. Dampak Dari Tidak Menyusui di Indonesia. IDAI. Jakarta; 2016
  2. World Health Organization. Breastfeeding. Geneva, Switzerland; 2018
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Th. 2012 Tentang ASI Eksklusif. 2012. p. 2–3
  4. UNICEF. Infant and Young Children Feeding. New York, USA; 2018
  5. Badan Pusat Statistik. Persentase Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapatkan ASI Eksklusif Menurut Provinsi, 2015-2018; 2019
  6. Mustikasari R. Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif (Masih) Rendah. Bandung; 2019
  7. Syahputri RB. Peran Petugas Puskesmas Dalam Sosialisasi, Edukasi, dan Kampanye Untuk Meningkatkan Cakupan ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Gilingan. Surakarta; 2018
  8. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia. 2019. https://aimi-asi.org/ (diakses tanggal 1 April 2020)
  9. Hartoyo NM, Supriadi D. Aktivisme Sosial Melalui Penggunaan Media Sosial : Studi Kasus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI). Jurnal Kajian Komunikasi 2015, 3(1) :1–11
  10. AIMI Daerah Istimewa Yogyakarta. https://www.facebook.com/groups/AIMI.Jogjakarta/ (diakses 20 April 2020)
  11. Khofiyah N. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Jurnal Kebidanan 2019, 8(2):74-85
  12. Anggraini SP, Padmawati RS, Julia M. Kelas Edukasi Menyusui Sebagai Penunjang Keberhasilan Memberikan ASI Eksklusif. Berita Kedokteran Masyarakat 2017, 33 (6); 299-304
  13. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2013. 2013
  14. Fitri AAH, Sugiyarta S, Muhammad AH. Meningkatkan Sustainabilitas Organisasi Nirlaba Dengan Model Manajemen Dual Core. Jurnal Abdimas 2017, 21(2);87–96
  15. Yamashita T, Keene JR, Lu CJ, Carr DC. Underlying Motivations of Volunteering Across Life Stages: A Study of Volunteers in Nonprofit Organizations in Nevada. Journal of Applied Gerontology 2019, 38(2):207–231
  16. Arifah S, Zainuddin M, Gutama AS. Pengembagan Sumber Daya Manusia di Lembaga Organisasi Pelayanan Sosial (Studi Kasus Mengenai Pelatihan Karyawan di Aksi Cepat Tanggap Jakarta Selatan). Prosiding KS : Riset & PKM 2016, 3(3): 292-428
  17. Azrul Azwar. Pengantar Administrasi Kesehatan. 3rd ed. Jakarta: Binarupa Aksara; 2010
  18. Ikatan Akuntan Indonesia. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 45. Indones Akuntan. 2011;1–48
  19. Nainggolan P. Manajemen Keuangan Lembaga Nirlaba. Vol. 7, edisi Kedua, Cetakan Pertama. 2012
  20. Suksesty CE, Hernowo BS, Damayanti M, Husin F, Sekarwana N. Peran Konseling Laktasi dengan Penerapan Media terhadap Tingkat Keyakinan Diri dan Keberhasilan Menyusui pada Ibu Post partum. IJEMC 2016, 3(2):48-56
  21. Candraningrum DA. Teknologi Komunikasi Informasi Untuk Peningkatan Kesadaran Publik Pada Organisasi Sosial. Jurnal Komunikasi 2018, 10(2):177-185
  22. World Health Organization. International Code of Marketing of Breast-milk Subtitues. 1981;180
  23. Jogjapolitan. AIMI Nilai Kesadaran Ibu Menyusui di Perkotaan Makin Tinggi.2018. https://jogjapolitan.harianjogja.com/ (diakses 27 Mei 2020)
  24. Allison, Michael . Kaye J. Perencanaan Strategis Bagi Organisasi Nirlaba. Jakarta; 2005
  25. Tseng JF, Chen SR, Au HK, Chipojola R, Lee GT, Lee PH, et al. Effectiveness of an integrated breastfeeding education program to improve self-efficacy and exclusive breastfeeding rate: A single-blind, randomised controlled study. International Journal of Nursing Studies 2020, 111 (2020):103770
  26. Lober A, Komnenich P. Storytelling as a Teaching Approach for Breastfeeding Education. Nurs Womens Health. nwh journal 2020, 2020 (November):1–6
  27. Asmiraha R, Alasiry E, Nontji W. The relationship between the frequency of breastfeeding counseling with the adequacy of breastfeeding to the newborn babies. Journal Enfermerica Clinica 2020, 30 (S2):186–189
  28. Peven K, Purssell E, Taylor C, Bick D, Lopez VK. Breastfeeding support in low and middle-income countries: Secondary analysis of national survey data. Midwifery 2020, 82 (2020) 102601 :1-9
  29. Astuti MA, Indrawati F. Fungsi Manajemen Program ASI Eksklusif dengan Ketercapaian Target Cakupan ASI Eksklusif. HIGEIA 2019, 3(1):144–154

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.