skip to main content

Analisis Faktor Risiko Terjadinya Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan HIRARC sebagai Tolak Ukur: Literatur Review

*Arafah Fadilah  -  Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Depok|Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia
Chahya Kharin Herbawani  -  Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Depok|Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia
Open Access Copyright 2022 MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Kecelakaan kerja adalah sesuatu yang tidak di perkirakan sebelumnya dan hal ini tentunya dapat mengganggu pekerjaan. Penyebab dari kecelakaan ini dapat dibagi menjadi lima, yaitu faktor man, machine, material, method, dan environment. Setiap pelaksanaan konstruksi pastinya mengharapkan tidak adanya kecelakaan kerja yang terjadi atau dapat disebut dengan”Zero Accident”. Pengendalian yang dapat dilakukan, salah satunya dengan menerapkan atau melakukan implementasi HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) yang telah dibuat dan ditetapkan oleh perusahaan pada proyek tersebut. HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) adalah metode yang dilakukan dengan dimulainya perencanaan, identifikasi bahaya, menentukan risiko, hingga penentuan berbagai langkah pengendalian.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review, dengan data yang didapatkan dari Google Scholar berasal dari negara Indonesia dan Malaysia dari tahun 2011 – 2021. Kriteria inklusi untuk jurnal ini yaitu menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, terpublikasi 10 tahun terakhir, full paper, dan dapat diakses secara umum. Kriteria eksklusi yang digunakan yaitu tidak sesuai dengan kata kunci yang telah ditetapkan.

Hasil: Temuan yang didapat ini biasanya menyimpang dari isi HIRARC dan menjadikan faktor terjadinya kecelakaan, misalnya pekerja tidak menggunakan APD, pekerja merokok, kurang terampil, lelah dalam bekerja, peralatan yang tidak memadai, lingkungan dan perilaku yang tidak aman, dan tidak melakukan inspeksi pada alat sebelum digunakan.

Simpulan: Terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Oleh karena itu, penulis mengharapkan pekerja dapat memperhatikan lagi terkait perilaku tidak aman, dan kepada perusahaan juga harus meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di area kerja.

Kata kunci: HIRARC; kecelakaan kerja; risiko kecelakaan


ABSTRACT

Title: Analysis of Risk Factors for Occupational Accidents Using HIRARC as a Benchmark: Literature Review

Background: A work accident is something that is not anticipated in advance and this can certainly interfere with work. The causes of this accident can be divided into five, namely man, machine, material, method, and environmental factors. Every construction implementation certainly hopes that there will be no work accidents that occur or can be called "Zero Accident". One of the controls that can be carried out is by implementing or implementing the HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) which has been made and determined by the company on the project. HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) is a method carried out by starting planning, identifying hazards, determining risks, and determining various control measures.

 

Method: This study uses the literature review method, with data obtained from Google Scholar from Indonesia and Malaysia from 2011 – 2021. The inclusion criteria for this journal are Indonesian and English, published in the last 10 years, full paper, and accessible. in general. The exclusion criteria used are not in accordance with the keywords that have been set.

Result: These findings usually deviate from the contents of HIRARC and cause accidents to occur, for example workers not using PPE, smoking workers, being unskilled, tired at work, inadequate equipment, unsafe environment and behavior, and not conducting inspections on tool before use.

Conclusion: There are various factors that can cause work accidents. Therefore, the authors expect workers to pay more attention to unsafe behavior, and the company must also improve occupational safety and health in the work area.

Keywords: HIRARC; work accident; accident risk

 

Fulltext View|Download
Keywords: HIRARC; kecelakaan kerja; risiko kecelakaan

Article Metrics:

  1. Ramdan, I. M. dan Handoko, H. N. (2016) “KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA KONSTRUKSI INFORMAL DI KELURAHAN ‘ X ’ KOTA SAMARINDA Work Accident of Informal Construction Workers in District ‘ X ’ Samarinda City,” Jurnal Mkmi, 12(1), hal. 1–6
  2. Piri, S., Sompie, B. F. dan Timboeleng, J. a (2012) “Pengaruh Kesehatan, Pelatihan Dan Penggunaan Alat Pelindung Diri Terhadap Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Di Kota Tomohon,” Jurnal Ilmiah MEDIA ENGINEERING, 2(4), hal. 219–231
  3. Wijaya, A., Panjaitan, T. W. S. dan Palit, H. C. (2015) “Evaluasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan Metode HIRARC pada PT. Charoen Pokphand Indonesia Albert,” Charoen Pokphand Indonesia/ Jurnal Titra, 3(1), hal. 29–34
  4. Ihsan, T., Edwin, T. dan Octavianus Irawan, R. (2017) “Analisis Risiko K3 Dengan Metode Hirarc Pada Area Produksi Pt Cahaya Murni Andalas Permai,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(2), hal. 179. doi: 10.24893/jkma.v10i2.204
  5. Suhardi, B., Estianto, A. A. V. dan Laksono, P. W. (2017) “Analysis of potential work accidents using hazard identification, risk assessment and risk control (HIRARC) method,” 2016 2nd International Conference of Industrial, Mechanical, Electrical, and Chemical Engineering, ICIMECE 2016, (January), hal. 196–200. doi: 10.1109/ICIMECE.2016.7910457
  6. Putri, R. N. dan Trifiananto, M. (2019) “Analisa Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (Hirarc) Pada Perguruan Tinggi Yang Berlokasi Di Pabrik,” Seminar dan Konferensi Nasional IDEC, hal. 2–3
  7. Primasari, A., Denny, H. dan Ekawati, E. (2016) “Penerapan Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (Hirarc) Sebagai Pengendalian Potensi Kecelakaan Kerja Di Bagian Produksi Body Bus Pt. X Magelang,” Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4(1), hal. 284–292
  8. Buchari, Matondang, N. dan Sembiring, N. (2018) “Work environment engineering using HIRARC and 5S method,” AIP Conference Proceedings, 1977(June 2018). doi: 10.1063/1.5042864
  9. Ahmad, A. C. et al. (2016) “Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) Accidents at Power Plant,” MATEC Web of Conferences, 66, hal. 1–6. doi: 10.1051/matecconf/20166600105
  10. Ramadhan, F. (2017) “Analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC),” Seminar Nasional Riset Terapan, (November), hal. 164–169
  11. Wahid, A., Munir, M. dan Hidayatulloh, A. R. (2020) “Analisis Resiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode HIRARC PT. SPI,” Journal of Industrial View, 2(2), hal. 45–52. doi: 10.26905/4880
  12. Ismail, A. R. et al. (2018) “A study of road hazardsfaced bymalaysian school children using HIRARC,” Malaysian Journal of Public Health Medicine, 18(Specialissue2), hal. 10–17
  13. Kadir, Z. A. et al. (2020) “Risk management framework for handling and storage of cargo at major ports in Malaysia towards port sustainability,” Sustainability (Switzerland), 12(2). doi: 10.3390/su12020516

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.