IDENTIFIKASI SELAT DI KABUPATEN KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU BERDASARKAN KAIDAH TOPONIMI (Strait Identification in Karimun Regency Riau Islands Province Based on Toponymy Method)

*Yulius Yulius -  Pusat Litbang Sumberdaya Laut dan Pesisir Badan Litbang KP KKP Jakarta, Indonesia
H.W.L. Salim -  Pusat Litbang Sumberdaya Laut dan Pesisir Badan Litbang KP KKP Jakarta, Indonesia
Published: 25 Feb 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 537 1729
Abstract

Survei toponim selat telah dilakukan dengan studi kasus di sekitar Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Indonesia merupakan negara kepuluan, selayaknya memiliki data yang pasti akan jumlah dan posisi unsur-unsur maritim seperti pulau, teluk, tanjung dan selat. Perhitungan sementara menunjukkan bahwa jumlah pulau sekitar 13 ribu lebih, jumlah teluk 612 dan tanjung 2141, sedangkan selat sebanyak 214. Jumlah selat tersebut menunjukkan bahwa masih sedikit perhatian dan penelitian yang mengkaji tentang selat di Indonesia. Selat sebagai salah satu unsur maritim juga tak kalah penting untuk dikaji, guna menyediakan data dasar untuk pengelolaan, pemanfaatan dan demi kepentingan kedaulatan negera. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui kemungkinan dilakukan kegiatan toponim selat di Indonesia dan mengetahui dasar penamaan selat di daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah studi literatur, penggunaan perangkat lunak pengolah citra satelit dan Sistem Informasi Gegrafis (SIG). Survei yang dilakukan berhasil mengindentifikasi 21 nama selat dengan 6 nama selat bernama dari peta laut DISHIDROS TNI-AL dapat diperbaharui dari hasil survei, dan dari selat-selat yang tidak memiliki nama pada peta tersebut berhasil diberi nama sebanyak 15 buah nama selat. Proses toponim selat di daerah penelitian berdasarkan pada bentuk topografi, flora, fauna, bentuk dan posisi selat, sejarah dan suku bangsa.

Kata kunci : Kabupaten Karimun, SIG, selat, toponim

 

The Survey of Straits Toponymy has been conducted in approximately Karimun County Riau Archipelago Province. Indonesia is an archipelagic country, should have data that would be the number and position of the maritime elements such as islands, bays, capes and straits. Preliminary calculations indicate that the number of islands about 13 thousand more, the number of bays 612 and cape in 2141, while as many as 214 of the strait. Total strait shows that there is still a little attention and research study on the strait in Indonesia. Strait as one of the main elements of maritime also equally important to examine, in order to provide basic data for the management, utilization and in the interest of the sovereignty of countries. The purpose of this study was to explore the possibilities of the strait toponym, activities in Indonesia and know the basic naming the strait in the study area. The method used is literature study, the use of satellite image processing software and Geographic Information System (GIS) and field surveys. The result of the survey identified 21 straits, 6 straits have been named and 15 straits have been identified from filed survey. Toponym process for the strait in the study area based on topography shapes, floras, faunas, shapes and position of straits, history and ethnicity.

Key words: Karimun Regency, GIS, strait, toponym

Article Metrics: