skip to main content

Implikasi Kebijakan Peraturan Daerah: Sikap dan Perilaku Penggunaan Kondom pada ODHA Penasun di Kota Bandung

*Ida Widiawati  -  Jurusan Kebidanan Bandung Poltekkes Kemenkes Bandung
Zahroh Shaluhiyah  -  Magister Promosi Kesehatan UNDIP
Open Access Copyright (c) 2016 JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA

Citation Format:
Abstract
Kota Bandung merupakan kota tertinggi penyumbang HIV di Jawabarat, sekitar 60,93 persen terjadi pada kelompok Pengguna Narkoba Suntik (Penasun), tingginya prevalensi HIV pada Penasun disebabkan oleh penggunaan jarum yang tidak steril dan perilaku seksual yang berisiko. Ketidak konsistenan dalam penggunaan kondom saat hubungan seksual oleh ODHA Penasun dapat menyebabkan terjadinya HIV tergeneralisasi. Hasil penelitian Gomez (1999) ditemukan 26 persen ODHA Penasun melakukan hubungan seks vaginal dan anal tanpa kondom dengan pasangan yang status HIV positif atau yang tidak diketahui status HIV nya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara sikap terhadap penggunaan kondom pada Penasun setelah di diagnosis HIV. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan studi cross sectional dengan populasi sebanyak 233 orang, dan sampel penelitian 70 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpossive sampling, dengan menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukan 61,4 persen responden tidak selalu menggunakan kondom saat hubungan seksual dalam satu bulan terkahir, 55,7 persen responden mempunyai sikap yang negatif terhadap penggunaan kondom dan 44,3 persen mempunyai sikap yang positif. Hasil analisi chi square terdapat hubungan yang signifikan antara sikap responden terhadap penggunaan kondom dengan nilai p=0,007. Kata Kunci : IDU, Sikap, Perilaku Penggunaan kondom ABSTRACT Now Bandung is the highest town with HIV cases in West Java, approximately 60.93 per cent in the group of Injecting Drug Users (IDU), The high prevalence of HIV in IDUs caused by using unsterilized needles and does sexual risky behavior. Inconsistencies in the use of condoms during sexual intercourse by PLHIV IDU HIV can cause generalized. Gomez (1999) found 26 percent of IDUs living with HIV do vaginal or anal sex without a condom with a partner with HIV positive or of unknown HIV status. The purpose of this study was to analyze the relationship between attitudes toward condom use among IDUs after HIV diagnosis. This study uses a quantitative approach with cross-sectional study, involving 233 people as population and sampel of study 70 used as respondents. The sampling technique used is purposive sampling method, using a questionnaire. Research data were analyzed by chi square analysis. The results showed 61.4 persen of respondents did not always use condoms during sexual intercourse in the last month. 55.7 percent of respondents had a negative attitude towards condom use and 44.3 percent have a positive attitude. The results with chi- square analysis found a significant relationship between respondent attitudes toward condom use with p = 0.007. Keywords: IDUs, attitude, condom use behavior
Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-05-26 01:12:09

No citation recorded.