STRATEGI ADAPTASI EKONOMI NELAYAN BUGIS BATULAWANG, KEMUJAN, KARIMUNJAWA

*Dhanang Respati Puguh -  Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Indonesia
Rabith Jihan Amaruli -  Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Indonesia
Mahendra P. Utama -  Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 27 Feb 2016.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 1514 1933
Abstract

This paper discusses about economics adaptation strategies among Bugis’s fishermen in Batulawang, Kemujan, Karimunjawa. This region status has been changed since 1980s as a Marine Nature Reserve, and later became a National Park in the 1990s, it has led to significant changes socially and economically. A zonning enforcement conducted by the Karimunjawa National Park has been affected on gaining access of economic and livelihoods, it is forced people to adapt. There are several forms of economic adaptation strategies are executed, the faithful in fishing activity by modifying fishing gear and run the new economic activities related to the potential marine tourism in the region.

Keywords
adaptation strategy, fisherman, Bugis, Karimunjawa.

Article Metrics:

  1. Ahimsa-Putra. Shri (2003). Ekonomi Moral, Rasional dan Politik dalam Industri Kecil di Jawa. Yogyakarta: Kepel Press.
  2. Amaruli, Rabith Jihan (2013), “Uang Naik dalam Sistem Perkawinan Suku Bugis di Karimunjawa: Sebuah Penelitian Awal”. Laporan Penelitian Individu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro.
  3. Balai Taman Nasional Karimunjawa (2009). Survei Sosial Ekonomi Kepulauan Karimunjawa. Semarang: Balai Taman Nasional Karimunjawa-Dirjen Perlin-dungan Hutan dan Konservasi Alam-Departemen Kehutanan.
  4. Balai Taman Nasional Karimunjawa (2012). Zonasi Taman Nasional Karimunjawa Tahun 2012. Semarang: Balai Taman Nasional Karimunjawa.
  5. Bennet, John W. (1969). Northern Plainsmen: Adaptive Strategy and Agararian Life. Chicago: Aldine Transaction Publisher.
  6. Gottschalk, Louis (2008). Mengerti Sejarah (diindonesiakan oleh Nugroho Noto-susanto). Jakarta: UI-Press.
  7. Hamid, Abu (2005). Passompe Pengembaraan Orang Bugis. Makassar: Pustaka Refleksi.
  8. Jurusan Sejarah dan Program Magister Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro (2012). “Laporan Kegiatan Penelitian Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Kemujan Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara”. Kerjasama Jurusan Sejarah dan Program Magister Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro dan Markas Besar TNI Angkatan Laut Republik Indonesia.
  9. Kesuma, Andi Ida (2004). Migrasi dan Orang Bugis. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
  10. Kuntowijoyo (2003). Metodologi Sejarah. Yogya-karta: Tiara Wacana.
  11. Kusnadi (2000). Nelayan; Strategi Adaptasi dan Jaringan Sosial. Yogyakarta: LkiS.
  12. Miles, Matthew B. dan A. Michael Huberman, (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UI-Press.
  13. Mubyarto, Loekman Soetrisno, dan Michael Dove (ed.). (1984). Nelayan dan Ke-miskinan: Studi Ekonomi Antropologi di Dua Desa Pantai. Jakarta: Rajawali.
  14. Ortiz, Sutti (2005). “Decision and Choices: The Rastionality of Aconomic Actors”, dalam James G. Carrier, editor. A Handbook of Economic Anthropology. Cheltanham UK dan Northampton USA: Edward Elgar Publishing, hlm. 59-77.
  15. Pelras, Christian (2006). Manusia Bugis, terjemahan Abdul Rahman Abu. Jakarta: Nalar.
  16. Renier, G.J. (1997). Metode dan Manfaat Ilmu Sejarah, terjemahan Muin Umar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  17. Semedi, Pujo (2003). Close to the Stone, Far from the Throne: The Story of Javanese Fishing Community, 1820’s-1990’s. Yogyakarta: Benang Merah.
  18. Suliyati, Titiek (2013). “Etnis Bugis di Karimunjawa: Harmoni dalam Pelestarian Budaya dan Tradisi”. Laporan Penelitian Individu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro.
  19. Susilowati, Endang (2012). “Etnik Maritim dan Permasalahannya” dalam Asep Karsidi et.al. NKRI dari Masa ke Masa. Bogor: Sains Press.
  20. Susilowati, Endang dan Rabith Jihan Amaruli (2013). “Migrasi, Etnisitas, dan Integrasi Sosial dalam Masyarakat Karimunjawa”. Laporan Penelitian Hibah Kompetensi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang.
  21. Widodo, Sutejo K. (2005). Ikan Layang Terbang Menjulang: Perkembangan Pelabuhan Pekalongan menjadi Pelabuhan Perikan-an, 1900-1990. Semarang: Undip Press.