DNA Polimerase sebagai Model Kajian Biomolekul Enzim Termostabil Isolat Lokal

*Agustina L. N. Aminin orcid scopus  -  Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Akhmaloka Akhmaloka scopus  -  Department of Chemistry, Bandung Institute of Technology, Indonesia
Hendro Pramono scopus  -  Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
Published: 1 May 2000.
Open Access Copyright 2000 Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract
Ekstremozim merupakan bahan kajian penelitian yang banyak dilakukan dalam dekade terakhir. Enzim ini merupakan biokatalis yang sangat efektif digunakan dalam proses industri. Salah satu sumber ekstremozim yang cukup potensial adalah bakteri termofilik, tumbuh pada sumber air panas. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber air panas, tetapi sampai saat ini belum banyak peneliti yang mengeksplorasi bakteri termofilik. Salah satu bakteri termofilik dari Cimanggu, suatu sumber air panas di sekitar Bandung yang memiliki suhu sekitar 80°C telah berhasil diisolasi. DNA polimerase dipilih sebagai enzim model untuk mempelajari struktur fungsi dari enzim termostabil. Kloning terhadap gen pengkode DNA polimerase dilakukan dengan pendekatan pustaka genom dan amplifikasi genom menggunakan teknik PCR. Primer dirancang berdasarkan homologi urutan nukleotida gen pengkode DNA polimerase dari Thermus aquaticus dan Thermus thermophilus. Primer P1-P3 mengamplifikasi empat fragmen berukuran 1 kb, 1,4 kb, 1,6 kb dan 1,8 kb yang tidak saling overlap. Dalam hal ini fragmen DNA 1 kb telah ditentukan urutan nukleotidanya.
Keywords: Ekstremofil; enzim termostabil; DNA polimerase; kloning; pustaka genom

Article Metrics:

  1. Adams, Michael,W.W. (1993), “Enzymes and Proteins from Organism that Grow Near and ABOVE 100°C”, Annu. Rev. Microbiol. 47, 627-658
  2. Adams,W.W. and Kelly,R.M. (1995), Enzymes Microorganism in Extreme Environments”, Chemical and Engineering News, Special Report
  3. Asakura,K., Komatsubara,H., Soga, S.,Yomo,T., Oka,M., Emi,S., and Urabe, I., (1993), “Cloning, Nucleotide Sequence, and Expression in Escherichia coli of DNA Polymerase Gene (Pol A) From Thermophilus HB-8”, J. Ferment. Bioeng., 76, 265-269
  4. Edwards, C. “Microbiology of Extreme Environments”, Mc. Graw Hill. Publishing Company, 1990
  5. Elie, C., De Recondo, A., and Forterre, P., (1989), “Thermostable DNA Polymerase from the Archae bacterium Sulfolobus acidocaldarius, Purification, Characterization, Immunological Properties, Biochem., 178, 619-626
  6. Eom, S.H., Wang, J., and Steitz, T.A, Structure of Taq Polymerase with DNA at the Polymerase Active Site, Nature, 382, 1996, 278-281
  7. Innis, M.A. and Gelfand, H., “Optimization of PCR: PCR Protocols. A guide to Methods and Applications”, Academic Press. Inc., California, 1990
  8. Ito, J. and Braihwaite, (1991), “Compilation and Alignment of DNA Polymerase Sequences”, Nucleic Acids Research, vol.3, 208-218
  9. Madigan, M.T. and Marrs, B.L., (1997), “Extremophiles ”, Scientific American, pp. 67-71
  10. Marmur,J., (1961), “A Procedure for Isolation of Deoxiribonucleic Acid from Microorganisms”, J. Molecular Biology, vol.3.208-218

Last update: 2021-04-21 20:17:28

No citation recorded.

Last update: 2021-04-21 20:17:28

No citation recorded.