Editorial

*Rabith Jihan Amaruli  -  Department of History Faculty of Humanities Diponegoro University, Indonesia
Received: 22 Nov 2017; Published: 22 Nov 2017.
Open Access Copyright (c) 2017 Jurnal Sejarah Citra Lekha
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Article Info
Section: Editorial
Language: IDN
Full Text:
Statistics: 270 207
Abstract

Pada mulanya politik dianggap sebagai tulang punggung sejarah, demikian dinyatakan oleh Kuntowijoyo (2003: 174). Oleh karena itu pula, lanjutnya, teks-teks sejarah selalu berisi rentetan kejadian mengenai raja, negara, bangsa, pemerintahan, parlemen, pemberontakan, kelompok-kelompok kepentingan, dan interaksi antara kekuatan-kekuatan itu dalam memperebutkan kekuasaan. Namun demikian, anggapan ini pun mengalami perubahan. Sejarah semakin diperluas dengan berbagai aspek lain di luar politik, yakni dengan kemunculan sejarah sosial, sejarah ekonomi, dan sejarah kebudayaan. Hal itu karena, orang mulai meragukan keterkaitan antara sejarah dan politik dalam hubungan yang melulu tentang kekuasaan. Selain itu, cara orang melihat dan mengerjakan sejarah politik itu sendiri pun, mulai berubah. Akibatnya, tema-tema dalam sejarah politik pun semakin berkembang, dengan kemunculan sejarah politik tentang lingkungan, keagamaan, perkotaan, bahkan pendidikan. Tema-tema inilah yang menjadi warna dalam Jurnal Sejarah Citra Lekha Volume 2, Nomor 2 Tahun 2017 kali ini.

Pada mulanya politik dianggap sebagai tulang punggung sejarah, demikian dinyatakan oleh Kuntowijoyo (2003: 174). Oleh karena itu pula, lanjutnya, teks-teks sejarah selalu berisi rentetan kejadian mengenai raja, negara, bangsa, pemerintahan, parlemen, pemberontakan, kelompok-kelompok kepentingan, dan interaksi antara kekuatan-kekuatan itu dalam memperebutkan kekuasaan. Namun demikian, anggapan ini pun mengalami perubahan. Sejarah semakin diperluas dengan berbagai aspek lain di luar politik, yakni dengan kemunculan sejarah sosial, sejarah ekonomi, dan sejarah kebudayaan. Hal itu karena, orang mulai meragukan keterkaitan antara sejarah dan politik dalam hubungan yang melulu tentang kekuasaan. Selain itu, cara orang melihat dan mengerjakan sejarah politik itu sendiri pun, mulai berubah. Akibatnya, tema-tema dalam sejarah politik pun semakin berkembang, dengan kemunculan sejarah politik tentang lingkungan, keagamaan, perkotaan, bahkan pendidikan. Tema-tema inilah yang menjadi warna dalam Jurnal Sejarah Citra Lekha Volume 2, Nomor 2 Tahun 2017 kali ini.

Article Metrics:

  1. Kuntowijoyo (2003). Metodologi Sejarah, Edisi II. Yogyakarta: Tiara Wacana.